Skip to main content

MTQ Nasional 2014 lombakan 7 cabang

MTQ Nasional 2014 lombakan 7 cabang. Batam Centre, BatamEkbiz.Com — Pembangunan sejumlah fasilitas di dataran Engku Putri Batam Centre terus digesa menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Nasional ke-25 yang diselenggarakan di Batam, 6-15 Juni 2014 mendatang. Sebagian sudah terlihat rampung, seperti pembangunan gerbang utara bertuliskan “Dataran Engku Putri” dengan sayap gerbang di bagian belakang, serta pembangunan gerbang utara, gerbang barat, dan gerbang selatan. Tinggal pembangunan panggung, balairung, menara, taman, dan astaka yang tengah memasuki bagian akhir (finishing).

“Pembangunan fasilitas MTQ 2014 sudah mencapai 80 persen, mudah-mudahan segera selesai,” harap Walikota Batam, Ahmad Dahlan pada awal Januari 2014 lalu.MTQ Nasional 2014 lombakan 7 cabang.

Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ditetapkan sebagai tempat penyelenggaraan MTQ Nasional XXV/2014 berdasarkan Keputusan Menteri Agama RI nomor 111 tahun 2012. Menjelang penyelenggaraan MTQ Nasional dengan peserta para kafilah dari 34 provinsi di Indonesia, Gubernur Kepri, Muhammad Sani juga telah memaparkan persiapan kepada Menteri Agama RI, Suryadharma Ali di Jakarta.

MTQ Nasional 2014 lombakan 7 cabang. Dalam pemaparan tersebut, Menteri Agama berharap penyelenggaraan kegiatan dua tahunan ini bisa berjalan sukses seperti penyelenggaraan MTQ tingkat nasional sebelumnya di Ambon. Pihak Kementerian Agama juga akan mengupayakan pembukaan MTQ Nasional ke-25 di Batam bisa dilakukan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

MTQ Nasional ke-25 di Batam, akan melombakan 7 cabang atau golongan Musabaqoh dan Peserta. Diantaranya Cabang Tilawah Al Qur’an, Hifzh Al Qur’an, Tafsir Al Qur’an, Fahm Al Qur’an, Syarh Al Qur’an, Khath Al Qur’an, dan Musabaqah Maqalah Al Qur’an (MMQ).

Cabang Tilawah Al Qur’an, terdiri atas golongan tartil Al Quran putera dan puteri (usia dibawah 11 tahun), golongan anak-anak putera dan puteri (usia dibawah 14 tahun), serta golongan remaja putera dan puteri (usia dibawah 20 tahun). Kemudian golongan cacat netra putera dan puteri (usia dibawah 45 tahun), golongan dewasa putera dan puteri (usia dibawah 41 tahun), dan golongan Qira’at Al Qur’an Mujawwad putera dan puteri (usia dibawah 41 tahun).

Cabang Hifzh Al Qur’an, terdiri atas 5 golongan yang akan dilombakan. Yakni golongan 1 juz dan tilawah putera dan puteri (usia dibawah 13 tahun), golongan 5 juz dan tilawah putera dan puteri (usia dibawah 15 tahun), golongan 10 juz putera dan puteri (usia dibawah 17 tahun), golongan 20 juz putera dan puteri (usia dibawah 19 tahun), dan golongan 30 juz putera dan puteri (usia dibawah 21 tahun).

Cabang Tafsir Al Qur’an, terdiri atas 3 golongan yang akan dilombakan. Yakni golongan bahasa Arab putera dan putri hafalan 30 juz dan tafsir juz IV (usia dibawah 21 tahun), golongan bahasa Indonesia putera dan putri hafalan 30 juz dan tafsir juz IX (usia dibawah 30 tahun), golongan bahasa Inggris putera dan putri hafalan juz I-XI (sebelas juz pertama) dan tafsir juz VII (usia dibawah 30 tahun).

Cabang Fahm Al Qur’an, yaitu satu regu atau kelompok terdiri dari 3 orang remaja putera/puteri/campuran. Dengan pendidikan Tsanawiyah/SMP atau Aliyah/SMU dengan usia dibawah 19 tahun.

Cabang Khath Al Qur’an, terdiri atas 4 golongan yang akan dilombakan. Yakni golongan naskah (penulisan buku) putera dan puteri, golongan hiasan mushaf putera dan puteri, golongan dekorasi putera dan puteri, golongan kontemporer untuk eksebisi putera dan puteri (usia untuk semua golongan 35 tahun). Terakhir cabang Mussabaqah Maqalah Al Qur’an (MMQ) putera/puteri (usia dibawah 25 tahun).

Musabaqah akan diselenggarakan dalam dua babak, penyisihan dan final. Kecuali cabang Fahm Qur’an dan Musabaqah Maqalah Al Qur’an (MMQ) yang diselenggarakan dalam tiga babak, penyisihan, semi final, dan final.MTQ Nasional 2014 lombakan 7 cabang.

Rencananya, penyelenggaraan MTQ tingkat nasional ke-25 di Batam juga akan dibarengkan dengan penyelenggaraan Pekan Produk Kreatif Indonesia (PPKI) 2014. Menurut Wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo, sejumlah kementerian terkait sudah menyetujui Kota Batam sebagai tuan rumah PPKI pada 2014.

“Hampir semua kementerian sudah menyetujui hal itu. Namun harus dipaparkan dulu seperti apa kesiapan Batam sebagai tuan runah,” ujar Soerya yang juga sebagai Ketua MTQ tingkat Nasional ke-25 di Batam.

Salah satu alasan utama penyelenggaraan PPKI di Batam adalah agar penyelenggaraan MTQ bisa semakin ramai dan memberikan dampak bagi pariwisata dan perekonomian masyarakat Batam dan Kepri. Momentum MTQ, akan dikemas untuk menarik minat wisatawan asing dan lokal berkunjung ke Batam. (R02) MTQ Nasional 2014 lombakan 7 cabang.

Comments