Skip to main content

Sejarah Musabaqah Tilawatil Quran

Sejarah Musabaqah Tilawatil Quran. MTQ adalah kepanjangan dari Musabaqah Tilawatil Quran atau lomba membaca  dengan  yang selama ini sudah dikenal. MTQ telah ada di Indonesia sejak tahun 1940-an sejak berdirinya  yang didirikan oleh , ormas terbesar di Indonesia.

Sejak tahun 1968, saat menteri agama dihabat  (salah seorang ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) MTQ dilembagakan secara nasional. MTQ pertama diselenggarakan di Makassar pada bulan Ramadan tahun 1968. Kala itu hanya melombagakan tilawah dewasa saja dan melahirkan Qari Ahmad Syahid dari jawa Barat dan Muhammadong dari Sulawesi Selatan. MTQ kedua diselenggarakan di Banjarmasin tahun 1969. Tahun 1970 MTQ ketiga diselenggarakan di Jakarta dengan acara yang sangat meriah.Sejarah Musabaqah Tilawatil Quran.

MTQ kini sudah berlangsung 24 kali. Tahun 2014, Provinsi Kepri akan menjadi tuan rumah MTQ Nasional ke 25. Kini, tidak hanya lagu yang dilombagakan, juga termasuk cerdas cermat, pidato, kaligrafi, dan lain sebagainya. Bahkan, panitia akan menyelenggarakan Pameran Peradaban Kebudayaan Islam (PPKI).

MTQ juga diselenggarakan antar dan di dalam instansi tertentu. MTQ Wartawan diselenggarakan secara rutin tiga tahun sekali dan akan memasuki MTQ kelima tahun 2008 nanti. MTQ Pertamina terhenti sejak tahun 1980. MTQ Telkom dengan nama MAN (Musabawah Al-Quran Nasional) tahun 2008 ini akan dilangsungkan di banda Aceh seagai MAN ke delapan. Sejarah Musabaqah Tilawatil Quran.

Lagu-lagu tilawah antara lain Bayati, Syika, Nahwand, Rost, Jiharka, dan lain sebagainya.

Qari-qari terkenal asal Indonesia antara lain: K.H. Aziz Muslim, K.H. Bashori Alwi, Hj. Rofiqoh darto Wahab, Hj. Nursiah Ismail, Hj. Aminah, Hj. , ,, Muhammad Ali, H. Wan Muhammad Ridwan Al-Jufrie’ dan lain sebagainya.Sejarah Musabaqah Tilawatil Quran.

Comments