Skip to main content

MTQ Nasional XXV Digelar di Batam, Pemko Bawahi 6 Bidang

MTQ NASIONAL:Walikota Batam Undang Masyarakat Kabupaten Natuna Ikut Sukseskan MTQ
MTQ NASIONAL:Walikota Batam Undang Masyarakat Kabupaten Natuna Ikut Sukseskan MTQ
MTQ Nasional XXV Digelar di Batam, Pemko Bawahi 6 Bidang- humasbatam.com- Menyongsong pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke XXV di Batam, Provinsi Kepulauan Riau, panitia penyelenggara menggelar rapat persiapan MTQ ke XXV di Kantor Gubernur Kepri di Tanjung Pinang, Rabu (12/12). Rapat yang dipimpin ketua penyelenggara MTQ ke XXV Wakil Gubernur Kepri, Soeryo Respationo mengagendakan koordinasi serta pemaparan masing-masing wakil ketua terkait program dan anggaran di bawah bidangnya masing-masing.

Wakil Walikota Batam Rudi,SE yang ditunjuk sebagai Wakil Ketua I dalam paparannya menyebutkan Pemerintah Kota Batam membawahi 6 Bidang yakni Bidang Pengerahan Massa, Bidang Fasilitas Arena MTQ / Bidang Mimbar Tilawah / Arena Utama, bidang Kesehatan, Bidang City Tour, Bidang Koordinasi Penyiapan Fasilitas Nursery dan Bidang Penyiapan Kantor Walikota Batam Sebagai Fasilitas Pendukung Utama. Untuk bidang pengerahan massa, Wakil Ketua I yang paparkan Kepala Dinas PU, Ir. Yumasnur menjelaskan akan melibatkan guru, siswa/mahasiswa  dan masyarakat luas yang berjumlah lebih dari 50 ribu orang. Sementara bidang fasilitas arena MTQ dan infrastrukur utama  meliputi revitalisasi dan penataan eksisting Kawasan Dataran Engku Puteri, pembuatan berbagai produk lampu hias di beberapa ruas jalan arteri dan venue MTQ, pembuatan gapura pintu masuk di kawasan Engku Puteri dan beberapa Gate/Gapura di beberapa persimpangan Kawasan Batam Center, Merancang dan membangun beberapa karya arsitektur islami di beberapa lokasi sebagai daya tarik dan objek foto venue, Rehabilitasi tempat wudu dan air mancur di kawasan mesjid raya dan engku putrid, Pembangunan 35 Tiang Bendera di beberapa lokasi strategis di Kota Batam, Penataan Pedestrian Sekitar dataran Engku Putri dan pembuatan Mini Astaka.Adapun rincian anggaran yang diajukan untuk 6 bidang dibawah wakil ketua I diperkirakan mencapai Rp. 79.636.596.000 dengan sistem share antara Pemerintah Propinsi kepri sebesar Rp.44.138.062.000 dan Pemerintah Kota Batam sebesar Rp. 35.498.534.000.

“khusus wakil ketua I hampir 60 persen kegiatannya fisik, tentunya tahun 2013 ini harus kita laksanakan, kami mohon didahulukan karena berkaitan dengan anggaran dan APBD kota Batam”, pinta Wawako kepada Ketua Panitia.

Menanggapi hal tersebut, Wagub meminta seluruh wakil ketua yang membawahi koordinator bidang masing-masing untuk menyerahkan laporannya agar segera dapat dibuat pedoman umum yang menyangkut hal-hal yang bersifat teknis, non teknis dan anggaran dan akan digunakan sebagai panduan rapat-rapat berikutnya.

“ saya tugaskan pak sekda provinsi sebagai ketua harian untuk terus berkoordinasi dengan pusat termasuk dengan kementrian agama karena saya dapat informasi dari kementreian agama juga ada sejumlah anggaran untuk penyelenggaraan MTQ”, tambah Soeryo.

Turut hadir dalam rapat tersebut perwakilan dari BP Batam dan Kantor Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau. (crew_humas/fb) MTQ Nasional XXV Digelar di Batam, Pemko Bawahi 6 Bidang,

MTQ NASIONAL:Walikota Batam Undang Masyarakat Kabupaten Natuna Ikut Sukseskan MTQ - Batam, InfoPublik - Walikota Batam Ahmad Dahlan mengundang secara langsung warga Kabupaten Natuna untuk memeriahkan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional, yang kegiatannya akan diselenggarakan di Batam.
Agenda MTQ Nasional ke-25 tersebut,  akan dilaksanakan di Provinsi Kepulauan Riau sebagai tuan rumah, dan Batam sebagai lokasi kegiatannya. Kegiatannya berlangsung selama satu pekan, dimulai 5 Juni 2014 mendatang.
"Insya Allah, MTQ Nasional tersebut akan dibuka oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Pelaksanaannya selama seminggu. Kalau ada waktu datanglah ke Batam," ajak Dahlan saat ramah tamah usai shalat Jumat di Masjid Jami Ranai, Natuna, Jumat (7/2).
Setelah shalat Jumat, ia melanjutkan silaturahmi dengan Bupati Natuna Ilyas Sabli. Pada kesempatan tersebut Dahlan menyampaikan hal yang sama, yaitu terkait pelaksanaan MTQ Nasional di Batam.
Ia mengatakan Gubernur Kepri telah berjuang selama empat tahun untuk bisa menjadi tuan rumah MTQ nasional.
"Empat tahun Provinsi Kepri berjuang untuk MTQ nasional. Waktu itu kami ditugaskan Gubernur untuk mengamati MTQ di Banten, karena katanya kita ingin jadi tuan rumah. Lalu terakhir di Ambon, setelah itulah baru diputuskan Kepri menjadi tuan rumah MTQ Nasional 2014 ini," ujar Dahlan.
Ia menilai perjuangan masyarakat Natuna luar biasa sekali. Walaupun lokasinya yang jauh dari ibukota Provinsi, banyak orang berhasil berasal dari Natuna. Hampir di setiap kota besar pasti ada kelompok orang Natuna. "Padahal jauh, tapi bisa survive. Ini sesuatu yang luar biasa menurut saya. Patut jadi contoh," kata Dahlan.
Ia mengatakan pembangunan di Natuna ini insya Allah akan terus berlangsung. Dahlan yakin Natuna bisa terus maju, misal dalam bidang pariwisata. Oleh karena itu anak-anak penerus pembangunan, perlu diberi bekal pendidikan.
Agar mereka tak hanya menjadi penonton di daerahnya sendiri. "Paling tidak D3, SMA saja tak cukup," ujarnya.
Dahlan mengatakan bagi anak-anak Natuna kini bisa melanjutkan pendidikan di Kota Batam. Tak perlu seperti anak-anak jaman dulu yang harus pergi ke luar daerah hingga ke Jawa untuk menikmati bangku kuliah. Karena saat ini ada sembilan perguruan tinggi negeri dan swasta di Batam.
Menurut Dahlan dengan perkembangan teknologi saat ini, tak lagi perlu memusingkan masalah transportasi. Karena penerbangan Batam-Natuna saat ini sudah ada setiap hari.
"Kemajuan teknologi sekarang ini luar biasa. Pukul 09.00, saya masih di Batam, tengah hari sudah shalat Jumat di Natuna," ujarnya.
Bupati Natuna Ilyas Sabli menitipkan masyarakat Natuna yang ada di Batam pada Dahlan. Karena ia akui belum banyak potensi yang bisa diberikan untuk mengajak kembali anak-anak Natuna ini kembali ke kampung halamannya.
Selain itu, ia juga berharap agar Batam bisa ikut mempromosikan Natuna kepada calon investor. Agar kabupaten ini bisa ikut berkembang seperti Batam.
Ketua Masjid Jami Ranai, Wan Suhardi, mengaku bangga dengan pemimpin yang memiliki pengetahuan agama seperti Dahlan. Karena tak semua pemimpin mampu menjadi khatib seperti ini. Dan tentunya ini bisa jadi contoh atau tauladan bagi pemimpin yang lain.
"Bersyukur, suatu anugerah bagi kita dengan kehadiran ini. Kita berharap orang-orang besar, orang cerdik pandai, bisa berbagi dengan kita seperti saat ini. Kami berharap ia bisa jadi orang besar, sehingga kita punya pemimpin yang punya pengetahuan akhirat dan dunia," ujarnya.
Ia mengaku sudah lama mendengar informasi tentang rencana kedatangan Dahlan. Bahkan ia sempat berpikir tidak jadi. Tapi atas berkat Allah akhirnya rencana silaturahmi tersebut bisa terwujud. (mc batam/toeb) MTQ NASIONAL:Walikota Batam Undang Masyarakat Kabupaten Natuna Ikut Sukseskan MTQ

Comments