Skip to main content

Kecamatan Mulai Beri Pembinaan Manasik Haji 1436 H / 2015 M

Drs. H. Samsudin, Kasi Penyelenggaran Haji dan Umrah Kemenag Karimun.
Karimun - Bimbingan Manasik Haji tingkat Kecamatan di Karimun mulai dilaksanakan oleh beberapa kecamatan. Manasik tingkat Kecamatan akan dilaksanakan sebanyak 7 (tujuh) kali. Demikian disampaiakn oleh Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Drs. H. Samsudin, Senin (20/4).

"Diantara kecamatan yang telah memulai kegiatan pembinaan manasik haji adalah kecamatan Karimun, kecamatan Meral, kecamatan Meral Barat dan kecamatan Kundur. Pembinaan manasik tingkat kecamatan akan dilaksanakan sebanyak tujuh kali dengan alokasi waktu 1 kali pertemuan sebanyak 4 JPL, dimana 1 JPL itu harus 60 menit." ungkap H. Samsudin.

Adapun yang menjadi materi dalam bimbingan manasik haji, jelas H. Samsudin diantaranya adalah terkait dengan manasik ibadah haji, perjalanan dan pelayanan haji, kesehatan serta hak dan kewajiban jamaah calon haji (JCH).

Berikut rincian materi dan pokok bahasan bimbingan manasik haji di tingkat Kecamatan sebagaimana disampaikan oleh Drs. H. Samsudin.

Pertemuan Pertama, materi yang disampaikan tentang Bimbingan Perjalanan Ibadah Haji dengan pokok bahasan; persiapan sebelum berangkat ke Asrama Haji, kegiatan di Asrama Haji, kegiatan selama di pesawat, kegiatan di Bandara Arab Saudi pada saat kedatangan dan pemulangan, kegiatan dalam perjalanan pemondokan, kegiatan di Arafah, Muzdalifah dan Mina serta kegiatan ziarah di Makkah dan Madinah.

"Tujuan dari materi pertama ini adalah agar jamaah calon haji mengetahui proses perjalanan ibadah haji (gelombang I dan II) dan pelayanan akomodasi, katering dan transportasi di Arab Saudi." jelas H. Samsudin.

Selanjutnya pertemuan kedua, lanjut H. Samsudin, ada 2 materi yang akan disampaikan, yakni materi Bimbingan Kesehatan Haji dan Bimbingan Pelaksanaan Ibadah Haji.

"Untuk materi Bimbingan Kesehatan Haji yang menjadi pembahasan adalah pelayanan kesehatan, jenis obat yang boleh dibawa, penanganan dini terhadap jemaah Risti dan asuransi bagi JCH. Sedangkan materi Bimbingan Pelaksanaan Ibadah Haji membahas tentang etika dan akhlakul karimah selama pelaksanaan ibadah haji, menjelaskan pengertian haji ifrad, tamattu dan qiran, macam-macam dam dan pelaksanaan shalat arbain." lanjut H. Samsudin.

Pada pertemuan ketiga, materi yang akan disampaikan tentang Bimbingan Pelaksanaan Ibadah Haji dan Umrah dengan pokok bahasannya tatacara berpakaian dan shalat sunat ihram, niat dan bacaan talbiyah, thawaf, sai dan tahallul.

Untuk pertemuan ke empat, materi Bimbingan Pelaksanaan Ibadah Umrah yang dimulai dari praktik memakai pakaian ihram, praktik membaca niat dan shalat sunat ihram, praktik tawaf, praktik sai dan praktik tahallul.

Dan pada pertemuan kelima, JCH kembali akan menerima materi manasik tentang Bimbingan Pelaksanaan Haji yang terkait dengan Ihram/Miqot, Wukuf di Arofah, Mabid di Muzdalifah, Mabid di Mina, Melontar Jumrah, Tawaf Ifadah, Sai, Tahallul awal dan Tahallul Tsani serta Nafar Awal dan Nafar Tsani.

Selanjutnya pada pertemua  keenam, masih materi Bimbingan Pelaksanaan Ibadah Haji dengan fokus pada praktik memakai ihram, praktik niat dan shalat sunat ihram, praktik wukuf, mabid di muzdalifah dan mina, praktik melempar jamarat, praktik tawaf ifadah dan praktik tahallul.

"Dengan materi pada pertemuan ketiga, keempat, kelima dan keenam inilah, JCH diharapkan bisa mengetahui tata cara dan urutan pelaksanaan manasik haji dan umrah serta praktiknya," tambah H. Samsudin.

Terakhir, pada pertemuan ketujuh JCH akan menerima bimbingan manasik tentang Ibadah dan Kegiatan Selama di Dalam Pesawat, dan yang menjadi pembahasannya adalah tatacara bersuci di pesawat, tatacara shalat di pesawat, informasi terkait makan, minum dan istrirahat di pesawat, tatacara menggunakan fasilitas di pesawat dan informasi pentingnya menjaga keselamatan penerbangan.





Comments