Skip to main content

BHR Kabupaten Karimun Tidak Melihat Anak Bulan


Kemenag Kab. Karimun - Tim Rukyatul Hilal Badan Hisab Rukyat Kabupaten Karimun gagal melihat anak bulan saat melakukan pemantauan di Pantai Pelawan, Desa Pangke, Kecamatan Meral, Selasa sore (16/6/2015) lalu. Tim terdiri dari perwakilan Kemenag Kabupaten Karimun, MUI Kabupaten Karimun, Kesra Pemda Karimun, Pengadilan Agama Kabupaten Karimun, BMKG dan Geofisika Kabupaten Karimun, PD Muhammadiyah, PD NU dan Lanal Kabupaten Karimun.

Laporan dari BHR Kabupaten Karimun menyatakan bahwa pengamatan hilal tidak kelihatan karena ketinggian hilal masih dibawah 0 derajat dan cuaca yang mendung, sehingga dapat dipastikan hilal tidak kelihatan.

''Tim tidak melihat anak bulan karena selain langit berawan mendung, juga karena ketinggian hilal masih dibawah 0 derajat '' kata Endang Sry Wahyu, S.Ag Penyelenggara Syariah ketika ditemui hari ini, Rabu (17/6/2015)

Tim Rukyatul Hilal yang beranggotakan tujuh orang melakukan pengamatan bulan sejak pukul 17.00 WIB. Setiap tahun, pengamatan bulan dalam menetapkan 1 Ramadhan dan 1 Syawal di karimun selalu dilaksanakan di Pantai Pelawan, Desa Pangke, Kecamatan Meral.

''Kawasan Pantai Pelawan sangat cocok untuk memantau posisi bulan, Pantai Pelawan ditetapkan sebagai lokasi rukyatul hilal karena berada di tempat terbuka. Pantai itu cocok untuk rukyatul hilal, pandangan ke arah ufuk sangat terbuka sehingga memudahkan tim untuk melakukan pengamatan '' jelas Endang Sry Wahyu.

Endang Sry Wahyu juga menjelaskan bahwa walaupun sudah diprediksi bahwa hilal tidak akan tampak namun pengamatan hilal ini tetap dilaksanakan karena sudah menjadi perintah dari Kementerian Agama.  Dimana di Indonesia dua system yang ada yakni hisab dan rukyat harus tetap dilakukan dalam menentukan awal bulan baru.




Comments