Skip to main content

Drs. H. Jamzuri: Loketa Sebagai Upaya Memberikan Motivasi dan Wadah Penyaluran Bakat Siswa

Drs. H. Jamzuri: Loketa Sebagai Upaya Memberikan Motivasi dan Wadah Penyaluran Bakat Siswa
Kabupaten Karimun - Kasubbag TU Kantor Kemenag Kabupaten Karimun Drs. H. Jamzuri menyampaikan bahwa dengan Lomba Keterampilan Agama (Loketa) diharapkan bisa menjadi wadah penyaluran bakat siswa-siwi di Sekolah. Hal ini disampaikannya saat membuka secara resmi kegiatan Liketa tahun 2015 tingkat Kabupaten Karimun, Senin (15/06/2015).

"Yang menang pada tingkat kabupaten ini akan diutus ditingkat provinsi. Dan jika menang di tingkat provinsi, Insya Allah akan dilanjutkan di tingkat Nasional." ujarnya.

Ia juga berharap ada peserta yang mengikuti lomba loketa saat ini yang menjadi utusan di tingkat Nasional nantinya.

"Karena ini berjenjang, kita harapkan peserta kita ada yang bisa sampai di tingkat nasional dan bahkan bisa meraih juara di tingkat nasional. Amin." harapnya.

Drs. H. Jamzuri menyampaikan juga bahwa kegiatan LLoketa ini diharapkan memberikan motivasi dan dorongan sehingga anak-anak dan juga guru-guru agama semakin bersemangat dalam mengemban tugasnya sebagai guru dan pendidik pada Pendidikan Agama Islam (PAI).

"Yang mana beban ini semakin lama semakin berat. Tantangan yang kita hadapi semakin komplek. Realitas kehidupan yang tidak bisa kita hindari, kita harus terus maju dengan tetap harus semangat. Oleh karenanya dengan semangat inilah, kita harapkan anak-anak kita bisa bersaing baik dibidang keagamaan maupun dibidang-bidang lainnya" lanjutnya.

"Pendidikan Agama ini semakin lama akan semakin terseger, oleh karenanya agar tidak tergeser maka jam mengajarnya ditambah, kemudian kurikulummnya dirubah. Kenapa?, kalau pendidikan agama ini sudah tergeser, yang rugi bukan hanya kita tapi juga bangsa yang sama-sama kita cintai ini." tambahnya.

Drs. H. Jamzuri, juga menyinggung mulai menipisnya nilai-nilai moral anak-anak masa kini. Semua permasalahan anak-anak tersebut bisa dibendung dengan pendidikan agama.

"Anak-anak kita adalah calon pemimpin bangsa ini, lima, sepuluh tahun yang akan datang. Oleh karena , kalau kita semua tidak siap dalam pendidikan agamanya, maka bangsa ini yang akan rugi. Saat ini, kita lihat sendiri banyaknya masalah-masalah yang dihadapi oleh anak-anak kita, mulai dari menipisnya moral anak-anak kita. Terakhir kita dengar adanya pesta bikini, untung Karimun tidak ada, ini sudah menodai kesucian kita sebagai bangsa Indonesia, kita orang timur yang memiliki etika dan adat." jelasnya.

"Bangsa ini adalah milik kita, dan kita yang harus menjaganya dari segala macam rongrongan, salah satunya dengan memberikan pendidikan agama kepada anak-anak kita. Belum lagi kenakalan remaja di bidang lain. Kita baca di berita, setiap hari selalu ada yang jambret, tawuran, nyopet, geng motor  pelecehan seksual dan sebagainya. Itu dilakukan oleh anak-anak kita yang masih berusia 16, 17 tahun.  Dan semua ini bisa dibendung dengan pendidikan agama. Jadi tugas kita sebagai guru agama semakin lama semakin berat." tambahnya.

"Jadi kegiatan Loketa ini diharapkan bisa memberikan motivasi kepada anak-anak kita dan sebagai wadah untuk menyalurkan bakat anak-anak kita, tidak tersalurkan kepada hal-hal negatif. " tutupnya.

Comments