Berita Kemenag: 61% Jemaah Calon Haji Indonesia sudah di Arab Saudi. Metrotvnews.com, Mekah: Sekitar 61% dari total jemaah haji reguler Indonesia saat ini telah berada di Arab Saudi.
Berdasarkan pantauan data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) per 28 September 2013, sudah ada sekitar 94.200 ribu jemaah dari total 154 ribu jemaah haji reguler atau 233 kelompok terbang (kloter) yang sudah berada di Arab Saudi. Sebagian besar dari jemaah haji itu telah berada di Mekah yakni 139 kloter atau 55.800 jemaah. Sementara itu yang masih menyelesaikan masa arba'in di Madinah tinggal tersisa sekitar 78 kloter atau 31.900 jemaah.
Wartawan Media Indonesia Dika Dania Kardi dari Mekah, Sabtu (28/9) WIB), melaporkan Inspektur Jenderal Kementerian Agama RI M Jasin yang sedang berada di Mekah menghimbau kepada para jemaah untuk menjaga waktu istirahat, makanan, serta membatasi untuk beraktivitas fisik berlebihan sebelum puncak haji di Arafah.
"Jemaah hendaknya dapat mempersiapkan diri dalam melaksanakan ibadah. Karena ibadah haji ini sebenarnya lebih dominan ibadah fisik. Kesiapan mental, fisik, dan kesiapan dalam menghadapi situasi atau iklim yang berbeda dengan negara asalnya," tukas Jasin.
Jasin pun mengingatkan kepada para pihak penyelenggara ibadah haji dan pemerintah daerah agar seefektif mungkin tidak melakukan terlalu banyak kegiatan seremonial saat memberangkatkan jemaah hingga ke embarkasi. Berita Kemenag: 61% Jemaah Calon Haji Indonesia sudah di Arab Saudi
"Kami lebih mengutamakan aspek ibadah jemaah sehingga waktu perjalanan dari rumah ke embarkasi dan ke Arab Saudi. Mereka mempunyai bekal kesehatan yang cukup dan tidak dihabiskan untuk kegiatan seremonial yang melelahkan bagi jemaah," tandas Jasin.
Berdasarkan rencana perjalanan haji Kementerian Agama RI, penerbangan terakhir gelombang II dari Tanah Air menuju Bandara Jedah, Arab Saudi adalah pada 9 Oktober.Berita Kemenag: 61% Jemaah Calon Haji Indonesia sudah di Arab Saudi
Berdasarkan pantauan data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) per 28 September 2013, sudah ada sekitar 94.200 ribu jemaah dari total 154 ribu jemaah haji reguler atau 233 kelompok terbang (kloter) yang sudah berada di Arab Saudi. Sebagian besar dari jemaah haji itu telah berada di Mekah yakni 139 kloter atau 55.800 jemaah. Sementara itu yang masih menyelesaikan masa arba'in di Madinah tinggal tersisa sekitar 78 kloter atau 31.900 jemaah.
Wartawan Media Indonesia Dika Dania Kardi dari Mekah, Sabtu (28/9) WIB), melaporkan Inspektur Jenderal Kementerian Agama RI M Jasin yang sedang berada di Mekah menghimbau kepada para jemaah untuk menjaga waktu istirahat, makanan, serta membatasi untuk beraktivitas fisik berlebihan sebelum puncak haji di Arafah.
"Jemaah hendaknya dapat mempersiapkan diri dalam melaksanakan ibadah. Karena ibadah haji ini sebenarnya lebih dominan ibadah fisik. Kesiapan mental, fisik, dan kesiapan dalam menghadapi situasi atau iklim yang berbeda dengan negara asalnya," tukas Jasin.
Jasin pun mengingatkan kepada para pihak penyelenggara ibadah haji dan pemerintah daerah agar seefektif mungkin tidak melakukan terlalu banyak kegiatan seremonial saat memberangkatkan jemaah hingga ke embarkasi. Berita Kemenag: 61% Jemaah Calon Haji Indonesia sudah di Arab Saudi
"Kami lebih mengutamakan aspek ibadah jemaah sehingga waktu perjalanan dari rumah ke embarkasi dan ke Arab Saudi. Mereka mempunyai bekal kesehatan yang cukup dan tidak dihabiskan untuk kegiatan seremonial yang melelahkan bagi jemaah," tandas Jasin.
Berdasarkan rencana perjalanan haji Kementerian Agama RI, penerbangan terakhir gelombang II dari Tanah Air menuju Bandara Jedah, Arab Saudi adalah pada 9 Oktober.
Comments
Post a Comment