Berita Kemenag: Pelayanan Haji Gelombang Kedua Lancar

Berita Kemenag: Pelayanan Haji Gelombang Kedua Lancar. Metrotvnews.com, Madinah: Pelayanan bagi jamaah haji Indonesia gelombang kedua sampai saat ini cukup lancar sehingga tidak terjadi keruwetan di area istirahat Bandara Haji King Abdul Aziz Jeddah, kata Kepala Daerah Kerja (Daker) Jeddah Endang Jumali, di Jeddah, Minggu (29/9).

"Lima hari pertama penerimaan gelombang kedua tidak ditemukan kendala atau masalah, karena hampir semua petugas haji yang bertugas di Bandara Haji King Abdul Aziz Jeddah sudah memiliki akses masuk. Kami harap para petugas haji bisa mempertahankan kekompakan," katanya.

Sejak Sabtu (28/09) pagi sampai dengan Minggu (29/09) dini hari tercatat ada 5.211 jamaah dari 13 kloter jamaah yang tiba di Jeddah.

Tiga belas kloter dari Jeddah yang tiba yaitu kloter 6 Banjarmasin, (325 jamaah),  kloter 41 Solo (375),  kloter 19 Makassar (374), Kloter 8 Palembang  (358), Kloter 36 Surabaya (439), kloter 25 Jakarta (455),  kloter 35 Surabaya  (434), kloter 42 Solo (375), kloter 43 Solo (375), kloter 37 Surabaya (444),  Kloter 20 Makassar (373), kloter 39 Jakarta Bekasi  (435), dan kloter 40 Jakarta-Bekasi.

Sedangkan Kepala Bidang Pengamanan Haji 2013, Kasmudi, mengingatkan tentang masalah penipuan yang biasanya menggunakan modus menunggu jamaah haji yang hendak ke toilet. Berita Kemenag: Pelayanan Haji Gelombang Kedua Lancar

Mereka, lanjut Kasmudi, menunggu di pintu toilet dan mengatakan kepada para jamaah bahwa tas harus dititipkan, apalagi kalau membawa Al-Quran.

"Setelah tas dititipkan, para penipu kabur membawa tas jamaah," jelas Kasmudi yang menambahkan para penipu biasanya mengincar jamaah haji wanita, berusia lanjut, dan terlihat lugu.

Oleh karena itu, dia mengingatkan para jamaah untuk ekstra hati-hati terhadap orang-orang yang baru dikenal yang menawarkan jasa.

Para penipu itu bisa menggunakan bahasa daerah tertentu atau  bahasa yang sama dengan jamaah haji sehingga jangan terkecoh.

Khusus di kompleks Masjidil Haram, hingga kemarin tercatat ada lima kasus penipuan dengan korban pertama, Nunariyah binti Basyari, asal kloter 1 embarkasi Solo yang kehilangan tas identitas, Rp1,8 juta dan 30 riyal;  kedua, Nahariyah, asal kloter 4 embarkasi Makassar yang kehilangan uang Rp2 juta dan 1.000 riyal, kartu ATM, dan KTP; ketiga, Pariyah binti Ismail, asal kloter 1 embarkasi Solo yang kehilangan uang 500 riyal dan ponsel.

Kemudian keempat Syarifah Aisyah, asal kloter 1 embarkasi Batam yang kehilangan gelang identitas haji dan kelima, Rahmat bin Minlu,  jamaah asal kloter 3 embarkasi Lombok yang kehilangan uang Rp2,5 juta dan 2.500 riyal.

Modus penipuan lainnya, menurut Kepala Sektor Khusus Masjidilharam Husban Abadi adalah berpura-pura menjadi petugas haji Indonesia di Arab Saudi yang memeriksa tas jamaah haji dan menawarkan bantuan untuk membawakan tas jamaah.

Saat ini petugas keamanan Indonesia dikerahkan di titik-titik rawan seperti di tempat tawaf dan tempat pemotongan rambut atau tahalul. (Antara) Berita Kemenag: Pelayanan Haji Gelombang Kedua Lancar

Comments