Skip to main content

Kemenag NTB: Kakanwil Kemenag NTB Mengklarifikasi Tudingan Media

Kemenag NTB:Mengklarifikasi Tudingan Media
Kemenag NTB:Mengklarifikasi Tudingan Media
Kemenag NTB: Kakanwil Kemenag NTB Mengklarifikasi Tudingan Media

Mataram, Inmas 2/3/013_Program Talk Show Lombok Post TV yang di tayangkan setiap minggu malam. Pada edisi kali ini dilaksanakan lain dari biasanya, karena tidak hanya tema yang diangkat tetapi juga karena pada malam tersebut narasumber yang hadir adalah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat, Bawaslu, Ketua Partai, Ombusdman dan Lembaga-Lembaga Sosial lainnya. seperti santer diberitakan oleh beberapa media baik cetak maupun elektronik termasuk Lombok Post TV beberapa hari ini tentang adanya indikasi pemanfaatan fasilitas negara/Kementerian untuk kegiatan kampanye partai tertentu. Kegiatan ini merupakan kegiatan mingguan yang disponsori oleh Museum NTB dalam rangka mempromosikan museum melalui media TV maupun cetak.

Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat, Drs. H. Usman ketika diminta klarifikasi tentang adanya tuduhan bahwa Kementerian Agama sudah dimanfaatkan untuk pemenangan salah satu partai politik, membatah dengan keras tuduhan tersebut. “Kami mengumpulkan seluruh satker yang ada di NTB untuk menjelaskan anggaran yang masih di bintang dan beberapa keluhan yang di sampaikan oleh kepala-kepala KUA kepada staf khusus Hj Ermalena kaitannya dengan gratifikasi yang dituduhkan kepada KUA saat ini untuk di teruskan kepada kemenag pusat agar program-program pusat dan daerah berjalan dengan baik dan tepat sasaran. aspirasi ini di sampaikan langsung kepada staf khusus Hj Ermalena yang kebetulan menghadiri undangan pada acara rapat yang dituduhkan kampanye tersebut” ungkapnya.

Lebih lanjut Kakanwil menambahkan bahwa, bukan kali ini saja kementerian Agama NTB dituding ikut terlibat politik, pada tahun sebelumnya ketika pemilihan kepala daerah, pernah disangkakan mendukung salah satu calon karena saat itu ada pertemuan tokoh agama yang di hadiri oleh gubernur. Padahal pertemuan tersebut dilakukan atas inisiatif dari Kementerian Agama NTB untuk membantu KPU dalam mensosialisasikan pilkada damai dengan bentuk membagikan khutbah jumat pilkada damai kepada seluruh tokoh agama dan masyarakat. “Jadi kami sekarang serba salah bertindak, oleh karnanya untuk bantuan sosial yang akan di salurkan Kanwil tahun ini, saya perintahkan untuk di cairkan setelah pemilu agar tidak ada lagi tudingan seperti saat ini”.(mul)

Kemenag NTB: Pegawai dan Guru Lingkup Kemenag Lobar menandatangani Fakta Integritas

Gerung Inmas, 25/2/2014_“Reformasi Birokrasi Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik”, adalah Thema dari Pembinaan Pegawai Negeri Sipil dan Penandatanganan Fakta Integritas Serta Perjanjian Kinerja PNS/Repormasi Birokrasi Tata Kelola Di Lingkungan Kementerian Agama Kab. Lobar yang pelaksanaannya dilaksanakan di Gedung MAN Gerung pada Selasa, 25 Februari 2014.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat H. Muhammad Abu Arif Aini, S.Ag, M.Pd dalam laporannya mengatakan tema dari Pembinaan ini adalah merupakan salah satu dari 5 (lima) Misi Kementerian Agama, katanya, ketergantungan kata ini dalam misi Kementerian Agama tentu punya latar belakang yang telah dicanangkan sejak tahun 1999 oleh Pemerintah dan tahun ini adalah merupakan tahun terahir Pembangunan Jangka Menengah yang akan dievaluasi pelaksanaannya di ahir tahun ini, lanjutnya.

Dicanangkannya Repormasi birokrasi dengan digulirkan UU No.28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara Yang Bersih dan Bebas dari KKN, UU ini lebih menekankan kepada penyelenggaraan Negara, bentuknya adalah semua penyelenggara Negara wajib untuk melaporkan kekayaannya dari sebelum dia menjabat, pada saat dia menjabat dan setelah selesai dia menjabat. Selanjutnya Repormasi Birokrasi kedua adalah dalam bentuk akuntabilitas kinerja atau pertanggung jawaban dari hasil kinerja, yang ketiga adalah Repormasi Birokrasi dalam bentuk Pengelolaan Keuangan Negara, Repormasi Birokrasi yang keempat adalah tentang Tata Kelola Pemerintahan.

Penandatanganan Fakta Integritas yg wajib dilaksanakan oleh semua Pegawai ini adalah salah satu bentuk kongkrit dari upaya pencegahan aparatur dari praktik KKN, ungkapnya di ahir laporan Beliau.

Selanjutnya Pengarahan Bapak Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat Drs. H. Muslim, M.Ag mengatakan bahwa kita selaku Pegawai Negeri harus memahami dan mengetahui akan tugas dan kewajiban kita selaku Pegawai Negeri, katanya dan penandatanganan Fakta Integritas oleh Pegawai yang sebentar lagi akan ditandatangani agar kita betul-betul untuk mempertanggung jawabkan apa yang diwajibkan sebagai Pegawai dan Guru, Lanjutnya. Selanjutnya Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat berpesan kepada kita semua dalam pembinaan ini untuk sama-sama saling mengerti dan saling memahami, dan jika ada permasalahan mari kita selesaikan dengan sebaik-baiknya atau secara kekeluargaan. (LA Kemenag Lobar)

Kemenag NTB: MAN Gerung Gelar Try Out

Gerung Inmas, 04/3/2014_Tiga try out yang digelar oleh Madrasah Aliyah Negeri Gerung pada akhir Februari 2014 merupakan latihan untuk menghadapi Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2013/2014. Kenurut Kepala Tata Usaha MAN Gerung disela-sela pelaksanaan try out tersebut, dari 131 jumlah siswa siswi kelas XII yang akan ikut dalam Ujian Nasional 2013/2014 yang akan diselenggarakan disekitar bulan April 2014 nanti tidak satupun yang tidak ikut dalam pelaksanaan try out ini lanjutnya.

Demikian juga dari sebagian siswa sangat senang dengan diadakannya pelaksanaan try out seperti ini karna sangat membantu minimal untuk pengalaman dalam mengikuti Ujian Nasional nanti ungkap salah seorang siswa yang ikut try out yang digelar oleh MAN Gerung.

Setelah selesainya try out ini akan dilanjutkan dengan UAM berstandar Nasional, selanjutnya akan diadakan Ujian Madrasah baru akan masuk kedalam pelaksanaan Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2013/2014. “Do’akan kita pak agar kita semua lulus” teriak siswa siswi di ahir pemantauan Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat. (LA Kemenag Lobar)

Penyusunan Naskah Soal UASBN Agama Katolik SD, SMP, SMA/K Se Provinsi Nusa Tenggara Barat

Senggigi_Inmas—Bertempat di Hotel Puri Saron Senggigi Lombok Barat. Penyusuna Soal Ujian Akhir Sekolah (UASBN) Mata Pelajaran Pendidikan Agama Khatolik Tahun Anggaran 2014 untuk Tingkat SD, SMP, dan SMA/K yang di selenggarakan oleh Bimas Katolik Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat selama 3 hari , yang di mulai pada hari kamis, Tanggal 27 Februari s/d 3 Maret 2014 yang bertempat di Hotel Puri Saron, dan pesertanya berasal dari setiap kabupaten kota dari jenjang dan tingkat pendidikan SD, SMP dan SMA/K., yang berjumlah 40 orang. Dalam acara ini Pembimas Khatolik Bapak Drs. Benediktus Haro, M. Pd menyampaikan tujuan dari kegiatan ini antara lain : 1. Menyiapkan kisi-kisi dan perangkat soal yang dapat digunakan sebagai bahan UASBN Pendidikan Agama Katolik di tIngkat SD, SMP, dan SMA/K. 2. Untuk melakukan penilaian terhadap program pengajaran pendidikan Agama Katolik secara menyeluruh 3. Ingin mengetahui daya serap PAK disetiap Kabupaten/Kota, maka setelah ada ujian dilaksanakan, kami ingin mengetahui tindak lanjut dari hasil pelaksanaan ujian ini, terutama mengenai pelaksanaan kegiatan ujian PAK di sekolah, baik soalnya, proses evaluasinya maupun hasil evaluasi dari setiap sekolah tersebut. 4. Soal- soal yang disusun selain menguji siswa/i dari aspek kognitif, efektif dan psikomotoric, tetapi juga mempunyai daya edukatif terutama yang berkaitan dengan perilaku hidup dan norma moral yang menjadi panduan hidup bagi siswa/i kita dalam menjalani hidup sehari-hari baik dengan sesama yang seiman maupun sesama dari semua umat beragama. Semangat kemajemukan perlu mulai ditanam sejak dini, sehingga mereka menerima dalam perbedaan Acara ini di buka oleh Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat , Drs. Sirojuddin , MM dalam sambutannya mengatakan bahwa : Perlu di ketahui bahwa dalam penyusuna Soal Ujian Akhir Sekolah ada kriterianya, yakni : Perlu pemahaman waktu pelaksanaan ujian, agar soal ujian yang disusun tidak kadaluarsa, sehingga dapat menjadi soal yang bermutu. Mari kita mulai dari sekarang niat ini, sehingga semua yang diharapkan dapat terwujud. (yanti)


Comments