Skip to main content

Bhikkhu Guttadhammo: Etika Upasaka - Upasika

Makalah Buddha
Bhikkhu Guttadhammo: Etika Upasaka - Upasika
Kemenag Kab. Karimun - Dalam masyarakat Buddhis ada 2 parisa (kelompok). Pertama, kelompok masyarakat keviharaan (bhikku/bhikkhuni). Kedua, kelompok masyarakat awam (upasaka-upasika). Demikian penjelasan Bhikku Guttadhammo saat menyampaikan materi Etika Upasaka-Upasika pada kegiatan pembinaan bagi siswa-siswi agama Buddha, kamis (28/8/2014) di Hotel Aston Karimun.

"Ada 5 kekayaan Upasaka-Upasika yang harus dimiliki, yakni Saddha (keyakinan), Sila (kesusilaan), Bahusacca (pengetahuan yang luas), Viriyambha (rajin dan penuh semangat), Panna (kebijaksanaan)." ujar Bhikku Guttadhammo dari Tg. Pinang yang saat ini menjabat sebagai Bhikku Pembina Provinsi Kepulauan Riau.

Lebih lanjut Bhikku Guttadhammo kelahiran Temanggung ini menjelaskan 5 macam kebajikan (Panca Dhamma), yakni. Metta-Karuna: cinta kasih dan belas kasihan, Samma-Jivita; kesabaran dalam menjalani penghidupan yang benar, Santueehi; mengendalikan diri terhadap hawa nafsu, Sacca; penyelarasan antara ucapan, perbuatan dan pikiran dalam kebenaran, Sati Sampajanna; kesadaran akan kebenaran dan perhatian.

Bhikku Guttadhammo juga mengingatkan kepada siswa-siswi agar memiliki rasa Hiri dan Ottappa. "Hiri, memiliki rasa malu berbuat jahat dan Ottappa, memiliki rasa takut akibat berbuat jahat."

Sebagai penutup Bhikku Guttadhammo yang tamatan PGAB MPU Tantular ini menyampaikan bahwa kebijaksanaan akan tumbuh melalui latihan-latihan, menuntun diri agar menjauhi sifat benci, serakah, iri hati.

Comments