Skip to main content

Panduan Peringatan HAB Kementerian Agama ke-68 2014

Panduan Peringatan HAB Kementerian Agama ke-68 2014
1
PANDUAN
PERINGATAN HARI AMAL BHAKTI
KEMENTERIAN AGAMA
KE-68 TAHUN 2014
Kementerian Agama RI
Tahun 2013
Panduan Peringatan HAB Kementerian Agama ke-68 2014
2
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa. Atas rahmat
dan karunia-Nya, kita dapat memperingati Hari Ulang Tahun atau Hari Amal Bhakti (HAB)
Kementerian Agama ke-68. Hari Amal Bhakti merupakan momentum penting melakukan
evaluasi dan introspeksi untuk terus meningkatkan kinerja sebagai bentuk pengabdian kepada
bangsa dan negara sekaligus pelayanan bagi masyarakat. Sesuai dengan tema dan mottonya,
peringatan HAB Tahun 2014 diharapkan dapat memperteguh komitmen dan meningkatkan
keikhlasan serta meningkatkan profesionalitas dan integritas seluruh jajaran Kementerian
Agama dalam mewujudkan visi dan mengemban misi Kementerian Agama.
Penyelenggaraan kegiatan dalam rangka HAB Kementerian Agama ke-68Tahun 2014 akan
dapat terselenggara dengan baik apabila semua pihak terkait, terutama pimpinan satuan kerja
dan unit kerja beserta seluruh jajarannya dapat melakukan koordinasi, kerjasama dan sinergi
dengan sebaik-baiknya, serta didukung oleh seluruh pemangku kepentingan (stake-holders)
Kementerian Agama.
Panduan ini disusun sebagai acuan bagi semua pihak, terutama para panitia pelaksana,
baik di instansi pusat maupun pada satuan kerja dan unit kerja Kementerian Agama di daerah,
termasuk Perguruan Tinggi Agama Negeri dan Balai Penelitian serta Badan Pendidikan dan
Latihan, dalam menyelenggarakan kegiatan memperingati HAB Kementerian Agama ke-68
Tahun 2014.
Ucapan terima kasih dan apresiasi kami sampaikan kepada semua pihak yang telah
berperan aktif, memberikan kontribusi, dan berpartisipasi dalam mensukseskan pelaksanaan
kegiatan HAB Kementerian Agama ke-68 Tahun 2014. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha
Esa, senantiasa memberikan perlindungan, bimbingan dan kekuatan kepada kita semua untuk
terus bekerja keras memajukan Kementerian Agama, dan akhirnya kita semua dapat
memperoleh rida-Nya. Amin ya Rabbal-‘Alamin.
Jakarta, November 2013
Sekretaris Jenderal,
ttd
Bahrul Hayat, Ph.D.
Panduan Peringatan HAB Kementerian Agama ke-68 2014
3
A. LATAR BELAKANG
Sejak berdirinya, pada tanggal 3 Januari 1946, Kementerian Agama RI telah melewati fase
panjang mempertahankan dan mengisi kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia
(NKRI). Visi dan misinya yang profetik, merupakan bagian dari implementasi amanat
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, khususnya yang menyangkut
pemenuhan hak-hak dasar warga negara dalam bidang agama dan kehidupan beragama
(serta pendidikan). Kurun waktu yang hampir sama dengan usia NKRI tersebut telah dilalui
Kementerian Agama dengan berbagai tantangan, kendala, hambatan dan capaian yang
sangat dinamis. Spirit ikhlas beramal yang direkat kuat dalam institusi Kementerian Agama
menjadi energi spiritual dan elan vital bagi segenap jajaran dan keluarga besar Kementerian
Agama dalam upaya mewujudkan visinya, dan menjalankan misinya serta melaksanakan
berbagai program pembangunan serta dalam memberikan berbagai bentuk pelayanan
kepada masyarakat.
Hari Amal Bhakti yang diperingati tiap tahun merupakan momentum peneguhan kembali
komitmen seluruh jajaran dan keluarga besar Kementerian Agama untuk bekerja keras dan
kerja cerdas meningkatkan kualitas dan integritas, dengan tetap menjunjung tinggi sikap
ikhlas, dalam rangka mewujudkan tata kelola kepemerintahan yang baik tersebut.
Penyelenggaraan berbagai kegiatan dalam rangka HAB juga diharapkan dapat memperkuat
kebersamaan dan kekeluargaan seluruh jajaran dan keluarga besar Kementerian Agama
dalam merevitalisasi dan menggelorakan nilai juang yang diwariskan oleh para .founding
fathers Kementerian Agama.
Sejumlah pencapaian positif yang diperoleh Kementerian Agama saat ini, di antaranya
perolehan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK atas Laporan Keuangan
Kementerian Agama Tahun 2012, serta capaian kinerja lain yang menunjukan indeks positif,
merupakan hasil kerja keras dan komitmen seluruh aparatur Kementerian Agama melalui
peran profesionalnya serta konsistensi terhadap peraturan yang menjadi ketentuan
mengikat. Tahun 2014, menjadi momentum untuk terus meningkatkan kinerja dengan
prinsip-prinsip profesionalitas dan integritas. Integritas sangat terkait dengan kesatuan pikir
dan tindakan seorang pegawai, berkarakter, dan profesional menjadi jati dan identitas diri
seorang pegawai yang menjadi arus utama upaya meningkatkan kinerja Kementerian
Agama.
Melalui peringatan HAB juga diharapkan seluruh jajaran Kementerian Agama memperoleh
tambahan energi positif dan semangat yang baru untuk meningkatkan peran aktifnya dan
memberikan kontribusinya secara nyata dalam upaya mewujudkan masyarakat Indonesia
yang taat beragama, rukun, cerdas, mandiri, serta sejahtera lahir dan batin. Peran aktif dan
kontribusi tersebut dapat dilakukan dan diberikan melalui 5 (lima) fokus program sejalan
dengan misi Kementerian Agama yaitu: (1) peningkatan kualitas kehidupan beragama; (2)
peningkatan kualitas kerukunan umat beragama; (3) peningkatan kualitas pendidikan agama
dan pendidikan keagamaan, serta pendidikan pada madrasah dan perguruan tinggi agama;
(4) peningkatan kualitas penyelenggaraan ibadah haji; dan (5) peningkatan kualitas tata
kelola kepemerintahan dalam rangka mewujudkan Kementerian Agama yang bersih dan
berwibawa.
Panduan Peringatan HAB Kementerian Agama ke-68 2014
4
B. DASAR HUKUM
1. Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun 2009 tentang Pembentukan dan Organisasi
Kementerian Agama;
2. Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2011 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden
Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara
serta Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara;
3. Peraturan Menteri Agama Nomor 10 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja
Kementerian Agama;
4. Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 200 Tahun 2013 tentang
Panitia Pelaksana Hari Amal Bhakti Kementerian Agama ke-68 Tahun 2014.
C. TUJUAN DAN SASARAN
1. Tujuan
Tujuan penulisan Panduan Peringatan Hari Amal Bhakti Kementerian Agama ke-
68Tahun 2014 untuk:
a. Menyediakan acuan bagi para panitia pelaksana baik di satuan dan unit kerja pusat
maupun di daerah, termasuk Perguruan Tinggi Agama Negeri dan Balai Penelitian
serta Balai Pendidikan dan Latihan dalam melaksanakan peringatan HAB.
b. Menyediakan informasi tentang jenis-jenis kegiatan HAB Tahun 2014 bagi jajaran
Kementerian Agama, para pemangku kepentingan dan masyarakat.
2. Sasaran
Sasaran utama Panduan Peringatan Hari Amal Bhakti Kementerian Agama ke-68 Tahun
2014 adalah satuan kerja, unit kerja Kementerian Agama seluruh Indonesia, serta para
pemangku kepentingan, khususnya yang terkait dengan penyelenggaraan HAB Tahun
2014.
D. TEMA, MOTTO DAN LOGO
1. Tema
Tema Hari Amal Bhakti Kementerian Agama ke-68 Tahun 2014 adalah "Mengabdi
dengan Profesional dan Amanah”
2. Slogan (yel)
Slogan (yel) Hari Amal Bhakti Kementerian Agama ke-68 Tahun 2014 adalah
"Kementerian Agama: Profesional, Kementerian Agama: Amanah"
.
3. Logo
Logo Hari Amal Bhakti Kementerian Agama ke-68 tahun 2014 adalah sebagai berikut:
Panduan Peringatan HAB Kementerian Agama ke-68 2014
5
Arti dan keterangan logo tersebut adalah:
1. Warna-warna melingkar saling terkait:
Merupakan bentuk gambaran keragaman bangsa dalam budaya, suku, dan agama, terikat
dalam spirit kebhinekaan.
2. Jumlah 6 elemen saling terikat
Merupakan potret kerukunan umat beragama yang saling menjaga dalam bingkai persatuan
dan kesatuan bangsa.
3. Pita Merah Putih, Bendera Republik Indonesia
Menjadi pengikat keragaman untuk persatuan dan kesatuan bangsa
4. Angka 68
Usia Kementerian Agama tahun 2014
E. JENIS KEGIATAN
Dalam rangka memperingati dan memeriahkan Hari Amal Bhakti Kementerian Agama ke-
68 Tahun 2014, dilaksanakan berbagai kegiatan, antara lain:
1. Upacara Bendera
Upacara bendera memperingati HAB ke-68 Tahun 2014 dilaksanakan pada hari Jumat
tanggal 3 Januari 2014, mulai jam 07.30 waktu setempat di semua kantor Kementerian
Agama (Pusat, Provinsi dan Kabupaten), Perguruan Tinggi Agama Negeri dan
Madrasah Negeri. Upacara tersebut hendaknya dilaksanakan secara khidmat dan
harus diikuti oleh seluruh jajaran Kementerian Agama serta para undangan. Dalam
upacara tersebut, Pembina Upacara membacakan Amanat Menteri Agama dan diakhiri
dengan pembacaan Doa. Naskah Amanat Menteri Agama dan Doa dapat diunduh di
www.kemenag.go.id.
2. Syukuran
Dalam rangka mensyukuri karunia Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, yang telah
diberikan kepada Kementerian Agama. Syukuran dilaksanakan sesuai dengan kondisi
masing-masing satuan dan unit kerja.
3. Penyerahan Penghargaan
Dalam rangka memberikan apresiasi terhadap dedikasi yang diberikan dan prestasi
yang dicapai serta memotivasi jajaran Kementerian Agama agar terus meningkatkan
kinerjanya. Penghargaan diberikan kepada para tokoh, kepala daerah, pegawai,
pensiunan pegawai, guru, dosen, siswa dan/atau lainnya yang telah memenuhi kriteria
dan persyaratan yang ditentukan. Pelaksanaannya sesuai dengan kondisi masingmasing
satuan dan unit kerja.
4. Bakti Sosial
Dalam rangka meningkatkan rasa kesetiakawanan dan kepedulian terhadap
lingkungan serta meningkatkan jiwa sosial. Kegiatan bakti sosial bidang kesehatan,
pendidikan, dan/atau lainnya dilaksanakan sesuai dengan kondisi dan kemampuan
masing-masing satuan dan unit kerja. Bentuk kegiatan Bhakti sosial itu, antara lain:
operasi bibir sumbing, operasi katarak, khitanan massal, beasiswa, kunjungan ke panti
asuhan dan panti jompo.
5. Pertandingan Olahraga
Pertandingan berbagai cabang olahraga diselenggarakan untuk meningkatkan
Panduan Peringatan HAB Kementerian Agama ke-68 2014
6
semangat, sportifitas dan kesehatan segenap jajaran Kementerian Agama. Cabangcabang
olahraga yang dipertandingkan, antara lain: tenis meja, tenis lapangan, bulu
tangkis, futsal, senam, catur, gerak jalan, dan/atau lainnya, sesuai dengan kondisi dan
kemampuan masing-masing unit dan satuan kerja.
6. Perlombaan Seni
Perlombaan di bidang seni dilaksanakan untuk meningkatkan apresiasi terhadap karya
seni, kecerdasan emosi dan estetika. Cabang-cabang seni yang dilombakan, antara
lain: menyanyi, menari, dan/atau lainnya sesuai dengan kondisi dan kemampuan
masing-masing unit dan satuan kerja.
7. Lomba Kreativitas Pegawai, Guru, Siswa
Perlombaan ini dilakukan untuk mendorong kreativitas pegawai, guru dan siswa dalam
membuat kreasi dan inovasi baru yang bernilai dan bisa menjadi menunjang kinerja
dalam proses belajar mengajar melalui lomba membuat alat peraga bagi guru, inovasi
ilmiah bagi siswa, dan kreativitas pegawai yang bisa menghasilkan inovasi atau sistem
yang bisa menunjang kinerja pegawai lebih efektif dan efisien. Jenis dan kriteria lomba
kreativitas ini disesuaikan dengan masing-masing daerah.
8. Lomba Kebersihan Kantor KUA
Kegiatan ini bisa menjadi alternatif mendorong seluruh KUA di wilayah satker setiap
daerah untuk meningkatkan atmosfir pelayanan dengan suasana kantor yang bersih,
rapih, dan tertib. Aspek penilaian lomba ini ditekankan pada penataan ruangan,
kebersihan, dan ketersediaan fasilitas penunjang layanan lain, seperti alur atau proses
pendaftaran nikah, booklet, brosur, exbanner dan papan informasi dan lainnya.
Dilombakan ditingkat kantor wilayah Kementerian Agama atau di tingkat Kankemenag
Kabupaten/Kota.
9. Seminar dan Lokakarya
Forum ilmiah, seperti seminar dan lokakarya dilaksanakan untuk memperluas
cakrawala wawasan jajaran Kementerian Agama serta mendiseminasi berbagai
gagasan dan pemikiran terkait misi dan tugas Kementerian Agama. Topik dan tema
yang dapat dipilih, antara lain: kualitas kehidupan beragama; membangun kehidupan
beragama yang inklusif; kerukunan umat beragama; peningkatan kualitas pendidikan,
pendidikan agama, dan pendidikan keagamaan; dan membangun Kementerian Agama
yang bersih.
Unit dan satuan kerja dapat pula menyelenggarakan kegiatan lain yang selaras dengan
visi dan misi Kementerian Agama, dan tema serta motto HAB Kementerian Agama ke-
68 Tahun 2014.
F. PUBLIKASI DAN DOKUMENTASI
Dalam rangka sosialisasi kegiatan HAB Kementerian Agama ke-68 Tahun 2014, setiap unit
dan satuan kerja melakukan publikasi secara luas melalui berbagai media, baik in door
maupun out door, seperti standing banner, spanduk, baliho, umbul-umbul dan
sejenisnya. Publikasi juga perlu dilakukan melalui media massa, baik cetak, elektronik
maupun on-line. Publikasi ini juga sekaligus dimaksudkan untuk mensosialisasikan
kebijakan dan program Kementerian Agama kepada masyarakat.
Berbagai kegiatan HAB juga perlu didokumentasikan, baik secara visual, audio, maupun
audio visual, agar dapat diabadikan dan diakses kembali di masa mendatang.
Panduan Peringatan HAB Kementerian Agama ke-68 2014
7
G. PENUTUP
Keberhasilan penyelenggaraan berbagai kegiatan dalam rangka peringatan HAB
Kementerian Agama ke-68 Tahun 2014 ditentukan oleh komitmen, peran, kontribusi dan
partisipasi semua pihak, terutama pimpinan dan jajaran Kementerian Agama pada semua
tingkat. Dukungan dari pihak lain seperti para pemangku kepentingan juga sangat
diperlukan untuk memeriahkan dan meningkatkan keberhasilan pelaksanaan perhelatan
tahunan ini.
Panduan ini diharapkan dapat membantu para panitia pelaksana dalam
menyelenggarakan peringatan HAB Kementerian Agama ke-68 Tahun 2014 dengan
sukses. Semoga bermanfaat. Amin ya Rabbal-‘Alamin.
-oOo
Informasi terkait Upacara HAB Kemenag 68 tahun 2014
http://kemenagkarimun.blogspot.com/2014/01/bupati-karimun-jadi-inspektur-upacara.html
http://kemenagkarimun.blogspot.com/2014/01/upacara-hab-kemenag-ke-68-berlangsung.html
http://kemenagkarimun.blogspot.com/2014/01/petugas-upacara-hab-kemenag-ke-68.html
http://kemenagkarimun.blogspot.com/2014/01/usai-upacara-hab-ke-68-kemenag-karimun.html
http://kemenagkarimun.blogspot.com/2014/01/upacara-hab-kemenag-ke-68-di-kabupaten.html
http://kemenagkarimun.blogspot.com/2014/01/foto-upacara-hari-amal-bhakti-hab.html
http://kemenagkarimun.blogspot.com/2014/01/esok-upacara-hab-kemenag-ke-68-di-kab.html
http://kemenagkarimun.blogspot.com/2014/01/hari-amal-bakti-ke-68-kementerian-agama.html
http://kemenagkarimun.blogspot.com/2014/01/doa-upacara-hari-amal-bhakti.html
Panduan Peringatan HAB Kementerian Agama ke-68 2014 - 2015

Comments