Kemenag Kabupaten Karimun
Headlines News :
## Kementerian Agama Kantor Kabupaten Karimun ## Kementerian Agama Kantor Kabupaten Karimun ## Kementerian Agama Kabupaten Karimun ##
Copyright © Kementerian Agama Kantor Kabupaten Karimun. Powered by Blogger.

Berita Terkini

Guru PAI di Kabupaten Karimun Akan Disupervisi: Diminta Persiapkan Perangkat Mengajar

Written By Kemenag Karimun on Thursday, 12 February 2015 | 12:04


Karimun (Humas) - Untuk Mengevaluasi kinerja guru- guru PAI yang bertugas di Sekolah Umum, Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun beserta jajarannya dan pengawas akan mengadakan Supervisi, Monitoring dan Evaluasi semua Sekolah Umum. Hal ini sebagaimana ditegaskan oleh Drs. Riadul Afkar selaku Kepala Seksi Pendidikan Islam. Kamis (12/2/2015)
 
“Sebagai upaya untuk meningkatkan kinerja Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) di Kabupaten Karimun, baik di tingkat SD, SMP, SMA dan SMK kita akan melakukan Supervisi, Monitoring dan Evaluasi Guru PAI pada tahun 2015 ini.” ungkap Drs. Riadul Afkar.


 “Dengan adanya Supervisi, Monitoring dan Evaluasi Guru PAI ini diharapkan agar para Guru PAI kiranya dapat menjalankan Kegiatan Belajar Mangajar di sekolah lebih baik. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menilai sejauh mana Guru PAI dapat melaksanakan tugas dan fungsinya di sekolah dalam memberikan ilmu, wawasan, dan pengetahuan kepada anak didiknya, meng-cross check- dan mendata sertifikasi guru PAI.” tambahnya.

Drs. Riadul Afkar juga menambahkan bahwa akan segera menyurati semua Kepala Sekolah SD, SMP, SMA dan SMK sebagai pemberitahuan. Dan diharapkan Kepala Sekolah dapat menghimbau kepada Guru PAI yang mengajar di sekolah tersebut untuk mempersiapkan Administrasi Pembelajaran terkhususnya yang sudah lulus sertifikasi.
“Suratnya sudah siap, tinggal diedarkan hari ini, tembusan juga akan disampaikan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun.” tutupnya.

Untuk diketahui, jumlah Guru PAI di Kabupaten Karimun tercatat sebanyak 269 terdiri dari 175 guru di tingkat SD, 53 guru di tingkat SMP, 32 guru di tingkat SMA dan  9 guru untuk tingkat SMK. Sementara dari jumlah tersebut sudah 159 Guru PAI yang telah lulus sertifikasi.

Mapel PAI dan B. Arab di Madrasah: Mengajar dengan Kurikulum 2013, Menilai dengan KTSP 2006



Acara Sosialisasi Kurikulum 2013 dan UAMBN 2015 di Aula MTsN Tanjungbatu, Selasa, 13/2/2015.
Karimun (Humas) – Berpedoman kepada Surat Edaran Dirjen Pendidikan Islam No. SE/DJ.I/PP.00.6/1/2015 dan Keputusan Menteri Agama RI Nomor 207 tahun 2014 tentang Kurikulum Madrasah. Seluruh Madrasah yang ada di Kabupaten Karimun tetap akan menerapkan Kurikulum 2013 pada Mata Pelajaran PAI dan Bahasa Arab namun untuk penilaiannya menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan 2006.

Hal ini sebagaimana dijelaskan oleh Drs. Riadul Afkar selaku Kasi Pendidikan Islam Kantor Kemenag Kabupaten Karimun, Kamis (12/2/2015).

“Hal ini juga terkait dengan tindaklanjut dari surat Kepala Kantor Wilaya Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau Nomor: Kw.32.2/1/PP.00/19/2015 tanggal 6 Januari 2015 lalu tentang Edaran Kurikulum 2013.” Jelas Drs. Riadul Afkar.

“Kita sudah menyampaikan edaran perihal ini kepada semua Kepala MI, MTs dan MA baik yang negeri maupun swasta; pertama, semua Madrasah di Kabupaten Karimun wajib melaksanakan Kurikulum 2013 untuk mata pelajaran PAI dan Bahasa Arab namun untuk penilaiannya tetap menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan 2006.” lanjutnya.

Kedua, semua madrasah di Kabupaten karimun untuk melaksanakan Kurikulum KTSP 2006 untuk mata pelajaran umum, kecuali bagi Madrasah yang sudah mendapat pendampingan Kurikulum 2013.” tambahnya.

Adapun yang menjadi pedoman dalam pelaksanaan Kurikulum 2013 mata pelajaran PAI dan Bahasa Arab serta pelaksanaan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan 2006 berpedoman kepada Edaran Dirjen Pendidikan Islam No. SE/DJ.I/PP.00.6/1/2015 dan Keputusan Menteri Agama RI Nomor 207 tahun 2014 tentang Kurikulum Madrasah.

“Jika kita merujuk kepada Keputusan Menteri Agama RI Nomor 207 tahun 2014 tentang Kurikulum Madrasah pemberlakuan Kurikulum 2013 pada Mata Pelajaran PAI dan untuk Mata Pelajaran Umum menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan 2006 ini bukan saja berlaku di Kabupaten Karimun tetapi berlaku secara nasional,” tutup Drs. Riadul Afkar.

Jadi. meski semua madrasah tetap mengajar dengan Kurikulum 2013 untuk mata pelajaran PAI dan Bahasa Arab namun untuk penilaian hasil pembelajaran peserta didik tetap harus mengikuti standar penilaian pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan 2006. Hal ini mengacu kepada Surat Edaran dari  Dirjen Pendidikan Islam No. SE/DJ.I/PP.00.6/1/2015 tertanggal 2 januari 2015.

H. Harris Fadillah, S.Ag Pimpin IPHI Kabupaten Karimun Priode 2015-2020


H. Harris Fadillah, S.Ag Pimpin IPHI Kabupaten Karimun Priode 2015-2020
Foto Bersama Bupati Karimun H. Nurdin Basirun bersama Peserta MUSDA III PD IPHI Kabupaten Karimun 2015 

Karimun (Humas) - Setelah dibuka secara resmi oleh Bupati Karimun H. Nurdin Basirun. Musyawarah Daerah (Musda) III Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Karimun memilih  H. Harris Fadillah, S.Ag yang juga Mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun sebagai Ketua IPHI Kabupaten Karimun periode 2015-2020. Informasi ini disampaikan langsung oleh Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Kabupaten Karimun Drs. H. Samsudin,yang juga menjadi Wakil Ketua II, Kamis (12/2/2015) saat ditemui di ruang kerjanya hari ini.

Musda III Pengurus Daerah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (PD IPHI) Kabupaten Karimun ini digelar pada 31 Januari 2015 lalu di Aula Darul Nadwah Masjid Agung Kabupaten Karimun dan diikuti oleh  23 peserta utusan dari IPHI Kecamatan ditambah peninjau sebanyak 12 orang.

“Berdasarkan hasil Musda ke-3 PD IPHI Kabupaten Karimun menetapkan H. Harris Fadillah, S.Ag sebagai Ketua IPHI Kabupaten Karimun Priode 2015 hingga 2020 menggantikan H. Alwi Bandan.” Jelas Drs. H. Samsudin.

Adapun yang menjadi Wakil Ketua I, H. Rizal Aidi, MM. Wakil Ketua II, Drs. H. Samsudin, Wakil Ketua III, Hj. Nelda, sementara sebagai Sekretaris, H. Sufriadi, S.HI, Bendahara, H. Kamarullazi, S.Sos, M.Si.
Terkait pelantikan PD IPHI Kabupaten terpilih ini, H. Harris Fadillah, S.Ag menjelaskan segera menyurati IPHI Provinsi Kepri untuk meneruskan dan merekomendasikan kepada Pengurus Pusat IPHI untuk menerbitkan Surat Keputusan Pengurus Daerah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (PD IPHI) Kabupaten Karimun Masa Bakti 2015-2020.

“Setelah kita menerima SK Kepengurusan IPHI Pusat nantinya, baru kita tetapkan waktu pelantikannya.” Jelas H. Harris Fadillah, S.Ag usai bertemu Drs. H. Samsudin pagi tadi, Kamis (12/2/2015)

Untuk diketahui IPHI didirikan berdasarkan hasil Muktamar oraganisasi-organisasi Persaudaran Haji tanggal 20 – 22 maret 1990 dan merupakan organisasi kebajikan bersifat indenpenden. Adapun tujuan dari IPHI ini memelihara dan mengupayakan pelestarian haji mabrur guna meningkatkan partisipasi umat dalam pembangunan bangsa dan Negara yang diridhoi Allah SWT.

Di Kabupaten Karimun Guru PAI Pada Sekolah Tetap Terapkan Kurikulum 2013

Written By Kemenag Karimun on Wednesday, 11 February 2015 | 08:51



Drs. Riadul Afkar: saat menyampaikan materi pada kegiatan Bimtek Kurikulum 2013
Karimun (Humas) —- Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun, melalui Seksi Pendidikan Islam telah menentukan sikap terkait Implementasi Kurikulum 2013 (K-13) untuk Pendidikan Agama Islam (PAI) pada Sekolah Umum. Yakni menerapkan Surat Edaran Direktur Jenderal Nomor: SE/DJ.I/PP.00/143/2015 tentang Implementasi Kurikulum 2013 PAI pada Sekolah yang intinya melanjutkan pemberlakukan K-13 PAI pada Sekolah.

Demikian disampaikan oleh Kasi Pendis, Drs. Riadul Afkar, hari ini, Rabu (11/2/2015) di ruang kerjanya saat dikonfirmasi tentang pelaksanaan kurikulum PAI pasca diberlakukannya Permendikbud Nomor 160 Tahun 2014 tentang Pemberlakuan Kurikulum Tahun 2006 dan Kurikulum 2013.

Adapun yang menjadi dasar pertimbangan, jelas Drs. Riadul Afkar, diteruskannya penerapannya K-13 PAI pada Sekolah ada empat. 

Pertama, berdasarkan Pasal 3 ayat 2 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 55 Tahun 2007 tentang Pendidikan Agama dan Keagamaan disebutkan bahwa Pengelolaan Pendidikan Agama dilaksanakan oleh Menteri Agama. Kedua, dalam Permendikbud Nomor 160 Tahun 2014 Kurikulum 2013 tidak dinyatakan diberhentikan secara substansial, tetapi ditangguhkan pemberlakuannya karena dianggap belum siap dalam pelaksanaan Kurikulum 2013 tersebut.” Jelas Drs. Riadul Afkar..

Ketiga, PAI tidak termasuk kelompok mata pelajaran (mapel) ujian nasional, tetapi kelompok ujian sekolah, sehingga penyelenggaraan dan penilaian mapel PAI tergantung pada kebijakan satuan pendidikan masing-masing. Keempat, Kementerian Agama, terkhususnya Kementerian Agama Kabupaten Karimun telah melakukan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kurikulum 2013 PAI bagi sebagian besar Guru PAI. Hanya sebagian kecil saja yang belum dan akan dituntaskan tahun 2015 ini.” Tambahnya.

Atas dasar pertimbangan tersebut, Drs. Riadul Afkar menegaskan bahwa penerapan K.13 PAI akan terus dilanjutkan pada Sekolah-sekolah yang Guru PAI-nya sudah mengikuti Bimtek Kurikulum 2013 PAI. Sementara terkait sistem penilaian dan penyusunan rapor peserta didik akan disederhanakan dan disesuaikan dengan kebijakan masing-masing satuan pendidikan.

“Kita juga telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun terkait implementasi K-13 PAI pada sekolah-sekolah juga telah mensosialisasikan kepada Kepala Sekolah dan Guru PAI di Kabupaten Karimun.” Tutupnya.

UAMBN 2015: Madrasah Diminta Persiapkan Diri Dari Sekarang



Sambut UAMBN 2015 Drs. Riadul Afkar Minta Kepala Madrasah di Kabupaten Karimun Mempersiapkan Diri Dari Sekarang
Karimun (Humas) – Untuk mengukur ketercapaian kompetensi peserta didik sesuai dengan standar kompetensi lulusan yang telah ditetapkan, maka perlu dilakukan penilaian hasil belajar peserta didik pada akhir satuan pendidikan. Penilaian hasil belajar tersebut  selain dalam bentuk Ujian Nasional (UN) ada juga dalam bentuk Ujian Madrasah. Dan pada tahun 2015 ini Kementerian Agama RI tetap melaksanakan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional atau biasa dikenal dengan UAMBN seperti tahun sebelumnya.

Terkait hal ini, Kepala Seksi Pendidikan Islam Drs. Riadul Afkar telah meminta kepada Kepala Madrasah di tingkat MTS dan MA di Kabupaten Karimun untuk dapat mempersiapkan diri dalam menghadapi UAMBN (Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional) Tahun Pelajaran 2014/2015 dari dini. Hal ini sebagaimana disampaikan saat ditemui di ruang kerjanya, hari ini, Rabu (11/2).

“Tentang UAMBN 2015, kami sudah meminta kepada semua Kepala Madrasah untuk mempersiapkan diri dari sekarang. Karena berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam, nomor 32 tahun 2015 pelaksaaan UAMBN tahun pelajaran 2014/2015 ini akan dilaksanakan pada pertengan maret 2015, berarti lebih kurang 1 bulan dari sekarang. Untuk tingkat MTs pada tanggal 23 maret sampai 25 maret 2015 dan untuk tingkat MA dari tanggal 9 maret sampai 11 maret 2015.” Jelasnya.

Untuk diketahui bahwa UAMBN merupakan instrument untuk mengetahui hasil belajar peserta didik dan meningkatkan mutu pendidikan Agama Islam yang meliputi mata pelajaran Al-Quran Hadi, Akidah Akhlak, Fiqh, Sjearah Kebudayaan Islam, Ilmu Kalam dan Bahasa Arab untuk tingkat Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah.

“Adapun fungsi dari UAMBN ini ada 5, yakni; (1). Sebagai bahan pertimbangan dalam penentuan pemetaan mutu madrasah, (2) sebagai salah satu syarat ketentuan kelulusan, (3) sebagai umpan balik dalam perbaikan program pembelajaran pada MTs dan MA, (4) sebagai alat pengendali mutu pendidikan dan (5) sebagai pendorong peningkatan mutu pendidikan pada MTs dan MA.” Tutup Drs. Riadul Afkar.

INFORMASI PENTING

Info Lainnya »

Berita Internal

Info Lainnya »

Berita Eksternal

Info Lainnya »
 
Support : Creating Website | Edited By Muntazhir | Mas Template
Copyright © 2011. Kemenag Kabupaten Karimun - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger