Kantor Kemenag Kabupaten Karimun
Copyright © Kementerian Agama Kantor Kabupaten Karimun. Powered by Blogger.

Berita Terkini

K.H Rusli Amin, MA: Al-Quran Harus Dibaca, Dipahami dan Diamalkan

Written By Kemenag Karimun on Saturday, 4 July 2015 | 16:38

Karimun (Humas) - Al-Quran itu harus dibaca, dipahami dan diamalkan barulah Al-Quran itu bisa memberi manfaat, keberhasilan dan kemajuan. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh K.H Rusli Amin, MA saat menyampaikan ceramah pada peringatan Nuzulul Quran tingkat Provinsi Kepulauan Riau, Jumat malam (3/7/2015) di halaman Masjid Agung Kabupaten Karimun.

"Ajaran pokok dari Al-Quran yang menuntun kita untuk menuju kepada kemajuan, keberhasilan dan kejayaan. Banyak sekali ajaran Al-Quran yang menuntun kita menuju yang saya sebutkan diatas tadi. Betapa sempurnanya petunjuk Al-Quran. Betapa benarnya petunjuk Al-Quran akan berfungsi dan bermanfaat kepada manusia jika Al-Quran itu dibaca, diketahui maknanya dan diamalkan," jelasnya.

Ia mencontohkan kepada jamaah tentang sebuah buku yang mengajarkan tentang bagaimana menjadi kaya. Tetapi buku tersebut tidak pernah dibaca, dipahami apalagi dipraktekkan isinya.

"Kira-kira ibu bisa menjadi kaya tidak ?" tanyanya kepada jamaah yang hadir.

"Al-Quran ini betapa lengkapnya, sempurna petunjuknya, betapa benar petunjuknya, pertama harus dibaca, diketahui maknanya, diamalkan. Barulah kita bsia mencapai kemajuan, keberhasilan dalam hidup kita," tambahnya.

Lebih lanjut K.H Rusli Amin, MA membacakan sebuah hadits:

اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لِأَصْحَابِهِ،

yang artinya: Bacalah al-Qur’an karena sesungguhnya di hari kiamat nanti ia akan menjadi penolong kepada orang-orang yang membacanya.

Selanjutnya ia membacakan sebuah hadits lagi tentang keistimewaan Al-Quran lainnya, yakni diberikan pahala 10 kali lipat bagi orang yang membaca.

Ibnu Mas'ud berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Siapa yang membaca satu huruf dari Kitab Allah (Alquran ), ia akan mendapatkan satu kebaikan yang nilainya sama dengan 10 kali ganjaran (pahala). Aku tidak mengatakan alif lam mim itu satu huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf." (HR Tirmidzi)

K.H Rusli Amin, MA juga menyampaikan bahwa Al-Quran itu merupakan obat sebagaimana Firman Allah SWT: 

 قُلْ هُوَ لِلَّذِينَ آمَنُوا هُدًى وَشِفَاءٌ وَالَّذِينَ لا يُؤْمِنُونَ فِي آذَانِهِمْ وَقْرٌ وَهُوَ عَلَيْهِمْ عَمًى أُولَئِكَ يُنَادَوْنَ مِنْ مَكَانٍ بَعِيدٍ ٤٤

Artinya: “Katakanlah: ‘Al Qur’an itu adalah petunjuk dan obat penawar bagi orang-orang yang beriman” (QS Fushshilat : 44).

dan dalam Firman Allah SWT:

يَأايُّهَا النَّاسُ قَدْجَأءَتْكُمْ مَّوْعِظَةٌ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَشِفَآءٌ لِّمَاَ فِى الصُّدُوُرِوَهُدًىوَرَحْمَةً

“Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman. ” (QS Yunus: 57). dan Firman Allah SWT :

Rasulullah saw. juga bersabda, "Sebaik-baik manusia di antara kamu adalah orang yang mempelajari Al Qur'an dan mengajarkannya." katanya.

Acara peringatan Nuzulul Quran 1436 H ini dihadiri Gubernur Kepulauan Riau H. Muhammad Sani beserta rombongan ini tampak pula hadir mantan Kepala staf angkatan Laut Laksamana Marsetio.MM, Ka. Kanwil Kemenag Provinsi Kepri Drs. H. Marwin, Bupati Karimun H. Nurdin Basirun bersama ibu dan wakil Bupati H.Aunur Rafiq bersama ibu, Kepala SKPD di lingkungan pemkab Karimun dan  Uspida Karimun, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat serta masyarakat Kabupaten Karimun. 

Acara peringatan juga diawali dengan pemberian bantuan kepada sejumlah lembaga dan perorangan, mulai dari masjid, fakir miskin, ibu-ibu BKMT, muallaf, guru TPQ/DTA, RT/RW dan lainnya.

Sambutan Bupati Karimun dan Gubernur Kepri Pada Acara Peringatan Nuzul Quran 1436 H

Karimun (Humas) - Peringatan Nuzulul Quran tahun 2015 M /1436 H tingkat Provinsi Kepulauan Riau malam tadi, Jumat (03/7/2015) dihadiri ratusan masyarakat Karimun. Acara dilaksanakan di halaman Masjid Agung Kabupaten Karimun dengan penceramah K.H Rusli Amin, MA dari Jakarta.

Acara yang langsung dihadiri Gubernur Kepulauan Riau H. Muhammad Sani beserta rombongan ini tampak pula hadir mantan Kepala staf angkatan Laut Laksamana Marsetio.MM, Ka. Kanwil Kemenag Provinsi Kepri Drs. H. Marwin, Bupati Karimun H. Nurdin Basirun bersama ibu dan wakil Bupati H.Aunur Rafiq bersama ibu, Kepala SKPD di lingkungan pemkab Karimun dan  Uspida Karimun, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat serta masyarakat Kabupaten Karimun. 

Bupati Karimun H. Nurdin Basirun dalam sambutannya menyampaikan terimakasih atas ditunjuknya Kabupaten Karimun sebagai tempat pelaksanaan peringatan Nuzulul Quran tingkat Provinsi Kepri tahun 2015.

"Puji syukur kepada Allah yang telah memberikan kita kesehatan sehingga bisa bersama-sama hadir pada malam hari ini untuk memperingati Nuzul Quran. Saya sangat bersyukur dipilihnya Kabupaten Karimun tempat pelaksanaan peringatan Nuzulul Quran,

H. Nurdin juga menyampaikan beberapa prestasi yang telah diraih Kabupaten Karimun dalam bidang Al-Quran, mulai dari juara Umum MTQ dan STQ di tingkat Provinsi, serta prestasi-prestasi yang diukir beberapa peserta dari Karimun di tingkat Nasional maupun Internasional. Termasuk prestasi meraih rekor MURI saat wisuda 1000 santri, pembangunan Monumen Tugu MTQ, mendapat Pin Emas dari Menteri Agama RI, serta semakin meningkatnya jumlah TPQ , sabtri dan gurunya di Kabupaten Karimun.

"Keberhasilan ini adalah hasil dari kebersamaan, saling asah, saling asih dan saling asuh. Insya Allah kita akan terus mengembangkan Al-Quran di bumi berazam ini. Jika suatu negeri itu beriman maka negeri itu akan mendapat keberkahan dan limpahan rezeki dari Allah dari segala penjuru." katanya.

H. Nurdin sebelum menutup mengat masyarakat mendukung Fikri Arif Fadillah putra asli Tanjungbatu dari Karimun yang sedang mengikuti acara Hafizh Quran 2015 pada acara Trans 7.

Sementara itu, Gubernur Kepri H. Muhammad Sani dalam sambutannya tentang pentingnya tetap menjagapersatuan dan silaturrahmi.

"Pada malam hari ini, Alhamdulillah wasyukrulillah, kita dapat hadir di rumah Allah ini dalam rangka memperingati turunnya al-Quran yang  biasa disebut dengan Nuzulul Quran, kita harapkan dengan dengan peringatan ini dapat memperarat silaturrahmi diantara kita,  persaudaraan adalah segala-galanya." katanya.

Dengan peringatan Nuzul Quran yang dilaksanakan setiap tahun ini, Gubernur berharap akan membekas dalam diri dengana menjadikan Al-Quran sebagai pedoman. 

"Sebagaimana sabda Nabi, aku tinggalkan kepadamu 2 perkara, jika kamu berpegang kepadanya maka kamu tidak akan tersesat selama-lamanya, yaitu al-Qurun dan Hadits." tambahnya.

"Kita selalu berdoa meminta selamat di dunia dan akhirat, bagaimana mungkin kita bisa selamat di dunia dan di akhirat jika kita tidak perpegang kepada al-Quran dan Hadist," katanya lagi.

Diakhir sambutan, Gubernur H. Muhammad Sani maupun Bupati Karimun H. Nurdin Basirun sama-sama meminta restu, doa dan dukungan kepada masyarakat Karimun untuk maju dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur mendatang.

"Semoga Allah selalu memberikan yang terbaik kepada kita semua," tutupnya.

Peringatan Nuzul Quran tahun 2015 M / 1436 H Tingkat Provinsi Kepri

Masyarakat Kabupaten Karimun Memadati Halaman Masjid Agung Karimun untuk Mengikuti Peringatan Nuzul Quran tahun 2015 M / 1436 H Tingkat Provinsi Kepri, Jumat (3/7/2015)
Karimun (Humas) - Peringatan Nuzul Quran tahun 2015 M / 1436 H tingkat tingkat Provinsi Kepulauan Riau dilaksanakan malam tadi, Jumat (3/7/2015) bertempat di halaman depan Masjid Agung Kabupaten Karimun, Jalan Poros Kecamatan Meral. 

Selain dihadiri Gubernur Riau H. Muhammad Sani beserta rombongan, tampak pula hadir Mantan Kepala staf angkatan Laut Laksamana Marsetio.MM, Ka. Kanwil Kemenag Provinsi Kepri Drs. H. Marwin, Bupati Karimun H. Nurdin Basirun bersama ibu dan wakil Bupati H.Aunur Rafiq bersama ibu, Kepala SKPD di lingkungan pemkab Karimun dan  Uspida Karimun, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat serta masyarakat Kabuapaten Karimun.

Acara diawali dengan penyerahan bantuan kepada anak-anak yatim piatu oleh Gubernur Kepulauan Riau kepada 300 anak yatim yang secara simbolis diserahkan kepada 10 perwakilan, bantuan kepada janda-janda diterima oleh 10 perwakilan, bantuan kepada Masjid Agung Karimun, bantuan kepada lima Majelis Taklim.

Ada juga bantuan dari Istri Gubernur Hj. Aisah Sani berupa seragam untuk pengurus BKMT. Selanjutnya penyerahan secara simbolis Insentif guru TPQ dan DTA triwulan 2 dan Insentif 13 dimana total bantuan bagi guru DTA sebanyak 588 juta rupiah dan untuk guru TPQ sebanyak 2 milyar lebih.

Penyerahan Insentif juga diterima bagi RT/RW triwulan kedua dan Insentif 13 oleh Bupati Karimun dan Insentif Kader Pos Yandu yang diwakili Kecamatan Karimun, Meral, Tebing dan Meral Barat. Serta Insentif kepada petugas kebersihan, diwakili 5 oang secara simbolis.

Penyerahan bantuan selanjutnya diberikan kepada siswa miskin diserahkan oleh bupati, bantuan Kendaraan Operasional Ambulan untuk 4 kecamatan yakni Kecamatan Kundur, Kundur Barat, Buru dan Durai.

Selain itu ada juga penyerahan Zakat untuk mustahiq, yakni bagi muallaf, fakir miskin, fisabilillah. Penyerahan Piagam Penghargaan Masjid Sehat tingkat Kabupaten Karimun tahun 2015 yakni juara pertama Masjid Al-Furqon Kundur Utara, juara kedua Masjid Mujahidin Tebing, juara ketiga Masjid Baiturrahman Moro, dan juara keempat Masjid Nurul Huda Kecamatan Meral.

Semua bantuan tersebut merupakan bantuan dari pemerintah Provinsi Kepulaun Riau dan Pemerintah Kabupaten Karimun.

Acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci al-Quran oleh Aidil Zakatul Izzat yang meraih juara Icabang Tartil  pada MTQ Nasional 2014 di Batam lalu. Usai lantunan ayat suci al-Quran, acara dilanjutkan dengan doa yang dipandu oleh ketua MUI Kabupaten Karimun H. Azhar Hasyim, BA.

Usai pembacaan doa, acara dilanjutkan dengan kata sambutan dari Bupati Karimun H. Nurdin Basirun dan Gubernur Kepulauan Riau H. Muhammad Sani. Selanjutnya acara inti peringatan diisi dengan ceramah agama oleh K.H Rusli Amin, MA dari Jakarta


 

Rutan Negara Kelas II B Karimun Gelar Pesantren Ramadhan

Written By Kemenag Karimun on Friday, 3 July 2015 | 14:58

Karimun (Humas) - Rumah Tahanan Negara Kelas II B Karimun tahun ini kembali melaksanakan kegiatan Pesantren Ramadhan. 

"Kegiatan pesantren kilat ini merupakan kegiatan pembinaan dalam rangka bulan suci ramadhan 1436 H/2015 H, dan merupakan agenda tahunan." ungkap Haswen Hasan, Bc. IP. SH. MH saat membuka acara tersebut, Rabu (01/07/2015) lalu.

Kegiatan dilaksanakan dari tanggal 01 sampai 08 Juli 2015 dan diikuti oleh warga binaan yang beragama Islam. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan iman dan ketakwaan warga binaan, agar mereka meneladani nilai-nilai keislaman selama bulan suci ramadhan.

"Saya harapkan peserta yang mengikuti pesantren kilat ini untuk benar-benar mengikuti materi yang disampaikan oleh narasumber sehingga bisa menambah ilmu agama dan bisa diamalkan," tambahnya.

Adapun narasumber pesantren kilat yang dilaksanakan oleh Rutan Negara Kelas II B Karimun ini semuanya berasal dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun, yakni M. Samsul Arif, S.HI, Adi Satria, S.Ag, Naghfirni, S.Ag, Wibowo dan Supriadi, S.Hi.

Materi yang diajarkan kepada warga binaan diantaranya tentang ibadah syariah, aqidah akhlak, motivasi dan intropeksi diri, al-Quran Hadits, Tauhid dan Tazkiyatul Nafsi.

Sementara itu Kasi Bimas Islam, Drs. Kholif Ihda Rifai mewakili Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Karimun dalam sambutannya sangat mengapresiasi kegiatan pesantren kilat ramadhan yang dilaksanakan oleh Rutan Negara Kelas II B Karimun.

"Kementerian Agama Kabupaten Karimun sangat mengapresiasi kegiatan Pesantren Kilat yang dilaksanakan oleh Rutan Kelas II B Karimun ini, yang setiap tahun terus dilaksanakan. Harapan saya sampaikan kepada warga binaan yang mengikuti kegiatan pesantren kilat ini agar menimba ilmu agama yang diajarkan oleh ustadz-ustadzah, sehingga bisa menjadi motivasi dan bekal setelah bebas nantinya." harap Drs. Kholif Ihda Rifai.

Selama bulan suci ramadhan ini, selain melaksanakan kegiatan Pesantren Kilat Rutan NEgara Kelas II Karimun ada juga mengadakan kegiatan Dzikir dan membaca Al-Quran bersama, Buka Puasa Bersama Tokoh Agama/Tokoh Masyarakat, Tausiah/Santapan Rohani Ramadhan jelang Tarawih dan shalat Tarawih berjamaah.

Siti Khomisah Hijah, S.Ag: Allah SWT Mengawasi Puasa Kita

Siti Khomisah Hijah, S.Ag
Karimun (Humas) – Salah satu dari sifat Allah SWT adalah Ar-Raqiib yang berarti Maha Mengawasi. Ini menegaskan bahwa Allah SWT selalu mengawasi semua perbuatan kita,  tidak ada satu pun ucapan, perbuatan, pikiran dan hati kita yang luput dari pengawasan Allah SWT, terkhususnya di Bulan Ramadhan ini. Demikian penjelasan Siti Khomisah Hijah, S.Ag yang saat ini bertugas sebagai Waspendais pada Kankemenag Kabupaten Karimun, Jumat (03/07/2015)

“Hal ini sebagaimana difirmankan oleh Allah SWT dalam surat an-Nisaa'ayat 1

{إنَّ اللهَ كان عَلَيْكُمْ رقيباً}

yang artinya – “sesungguhnya Allah Maha Mengawasi kamu sekalian”-,

dan dalam surat Al-Ahzaab ayat 52

{وكان اللهُ عَلى كُلِّ شَيْءٍ رَقِيْباً}

yang artinya – “dan adalah Allah Maha Mengawasi segala sesuatu.” jelasnya.

Mak Kundur, demikian sapaan akrab Siti Khomisah Hijah, S.Ag berpesan agar orang yang berpuasa selalu ingat bahwa Allah selalu mengawasi apa yang kita lakukan selama berpuasa. Jangan sampai kita berpuasa hanya mendapat lapar dan haus saja.

“Kebanyakan kita yang  berpuasa sangat berhati-hati dari hal-hal yang bisa membatalkan puasa seperti makan dan minum, tetapi tidak berhati-hati dari hal yang bisa membatalkan pahala puasanya seperti ghibah (menggunjing), fitnah (menuduh), dan kadzib (berdusta). Dengan selalu mengingat Allah selalu mengawasi puasa kita, kita akan selalu menjaga lisan, pikiran dan hati kita” ungkapnya.

Siti Khomisah Hijah kemudian membacakan Surat Al-Baqarah ayat 235, yang menjelaskan bahwa Allah SWT juga mengetahui isi hati kita.

أَنَّ اللَّهَ يَعْلَمُ مَا فِي أَنْفُسِكُمْ فَاحْذَرُوهُ ۚ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ غَفُورٌ حَلِيمٌ

“Dan ketahuilah bahwasanya Allah mengetahui apa yang ada dalam hatimu; maka takutlah kepada-Nya, dan ketahuilah bahwa Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyantun.”

“Dan bahkan Allah SWT teramat dekat dengan kita, lebih dekat dari urat leher kita sebagaimana firman-Nya:

وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنْسَانَ وَنَعْلَمُ مَا تُوَسْوِسُ بِهِ نَفْسُهُ وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنْ حَبْلِ الْوَرِيدِ (16) [ق/16]

“Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya” (QS. Qaaf (50): 16)

Satu hal lagi, Mak Kundur mengingatkat bahwa Allah SWT juga melakukan pengawasan kepada kita melalui malaikat, sebagaimana firman-Nya:

وَلَقَدْ خَلَقْنَا الإنْسَانَ وَنَعْلَمُ مَا تُوَسْوِسُ بِهِ نَفْسُهُ وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنْ حَبْلِ الْوَرِيدِ, إِذْ يَتَلَقَّى الْمُتَلَقِّيَانِ عَنِ الْيَمِينِ وَعَنِ الشِّمَالِ قَعِيدٌ مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ

 “Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada urat lehernya, (yaitu) ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri. Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.” (QS. Qaaf: 16-18).

“Sebagaimana kita ketahui bahwa ibadah puasa yang kita kerjakan adalah untuk Allah SWT dan Allah SWT sendiri yang akan membalasnya. Hal ini menegaskan bahwa Allah SWT benar-benar mengawasi puasa kita, apakah kita berpuasa dengan sebenar-benarnya puasa, atau setengah puasa atau hanya sekedar menggugurkan kewajiban atau hanya puasa berpura-pura puasa karena malu sama istri atau suami, malu sama mertua, malu sama kawan atau rekan kerja.” Jelasnya.

“Ini sebagaimana disebutkan dalam suatu hadits dari Abu Hurairah. RA:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعمِائَة ضِعْفٍ ، قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ : إِلَّا الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِي ، وَأَنَا أَجْزِي بِهِ ، يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِي ، لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ : فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ ، وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ ، وَلَخُلُوفُ فِيهِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu ia berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah ‘Azza wa Jalla berfirman: “Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanannya karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kegembiraan yaitu kegembiraa ketika dia berbuka dan kegembiraan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi.” (HR. Bukhari dan Muslim).

“Dengan menyadari bahwa Allah SWT selalu mengawasi ibadah puasa kita, marilah kita bersama-sama melaksanakan ibadah puasa dengan sungguh-sungguh dengan tidak saja menahan makan dan minum tetapi juga menahan lidah, mata dan hati kita, agar ibadah puasa kita bisa diterima oleh Allah SWT.” Tutupnya.
Siti Khomisah Hijah, S.Ag

Malam Ini Peringatan Nuzul Quran 2015 M / 1436 H Tingkat Provinsi Kepri.


Gambar Masjid Agung diatas bisa digeser ke Kiri-Kanan dan Atas-Bawah dengan menggunakan 
Mouse pada PC atau Tangan/Touchscreen pada Smartphone
Sebuah Spanduk Himbauan Mengajak Masyarakat Untuk Menghadiri Peringatan Nuzul Quran 2015 M / 1436 H di Masjid Agung
Karimun (Humas) - Malam ini, Jumat (03/07/2015) akan dilaksanakan peringatan malam Nuzul Quran 2015 M / 1436 H tingkat Provinsi Kepulauan Riau di Masjid Agung Kabupaten Karimun Jalan Poros Kecamatan Meral..

Kegiatan peringatan ini terselenggara atas kerjasama antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dengan Pemerintah Kabupaten Karimun.

Dipastikan Gubernur Provinsi Kepulauan Riau H. Muhammad Sani akan hadir dalam peringatan malam Nuzul Quran 2015 M / 1436 H ini.

Acara akan diawali dengan buka puasa bersama, dilanjutkan sholat magrib berjamaah, santap malam, sholat isya dan sholat tarawih. Setelahnya baru dilaksanakan rangkaian acara peringatan malam Nuzul Qur’an.

Acara buka puasa bersama rombongan Gubernur Kepulauan Riau direncanakan di Masjid Al-Furqon Kecamatan Tebing yang semula di Masjid Baiturrahman.

Penceramah Nuzul Quran 2015 M / 1436 H tingkat Provinsi Kepulauan Riau akan disampaikan oleh K.H Rusli Amin, MA dari Jakarta dan akan datang bersama rombongan Pemerintah Provinsi Kepri.

Safari Zuhur di Masjid Fastabiqul Khoirat


Karimun (Humas) - Rombongan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun hari Kamis lalu (02/07/2015) kembali melaksanakan Safari Zuhur. Safari dilaksanakan di Masjid Fastabiqul Khoirat di Kecamatan Tebing.
 
Tampak hadir pada safari zuhur kali ini Ka. Kankemenag Kabupaten Karimun Drs. H. Afrizal, Kasubbag TU Drs. H. Jamzuri, Kepala Seksi dan Penyelenggara, Ka. KUA Kecamatan Meral, Karimun dan Tebing serta pegawai Kantor Kemenag Kabupaten Karimun. Usai shalat Dzuhur, kegiatan dipandu oleh saudara Sufriadi.
 
Diawali dengan penyerahan bantuan Al-Quran kepada pengurus masjid Fastabiqul Khairot yang diserahkan langsung oleh Ka. Kankemenag Kabupaten Karimun Drs. H. Afrizaldan dilanjutkan dengan ceramah singkat oleh saudara Abdul Haris.
 
Dalam ceramahnya Abdul Haris menyampaikan tentang Orang Yang Mendustakan Agama.

بسم الله الرحمن الرحيم

أَرَأَيْتَ الَّذِي يُكَذِّبُ بِالدِّينِ

فَذَٰلِكَ الَّذِي يَدُعُّ الْيَتِيمَ

وَلَا يَحُضُّ عَلَىٰ طَعَامِ الْمِسْكِينِ

فَوَيْلٌ لِّلْمُصَلِّينَ

الَّذِينَ هُمْ عَن صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ

الَّذِينَ هُمْ يُرَاءُونَ

وَيَمْنَعُونَ الْمَاعُونَ

Artinya:
  1. Tahukah kamu orang yang mendustakan agama?
  2. Itukah orang  yang menghardik anak yatim
  3. Dan tidak menganjurkan memberi makan orang yang miskin
  4. Maka kecelakaanlah bagi orang yang shalat
  5. Yaitu orang-orang yang lalai dari shalatnya
  6. Orang-orang yang berbuat Riya’
  7. Dan menahan barang – barang berguna ( untuk menolong )
"Orang yang mendustakan agama itu menurut Ibnu Abbas adalah orang yang menghalangi anak yatim dari hakny, menghardik anak yatim, tidak mau menyantuni anak yatin serta tidak mendorong orang untuk menyantuni anak yatim serta tidak mau bershodaqah atau menganjurkan orang untuk memberikan makan kepada kaum miskin." jelasnya.

Dalam sebuah hadits dari Sahl bin Sa’ad radhiallahu ‘anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

« أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ فِى الْجَنَّةِ هكَذَا »  وأشار بالسبابة والوسطى وفرج بينهما شيئاً

“Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini”, kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta agak merenggangkan keduanya.

"Hadits yang agung ini menunjukkan besarnya keutamaan dan pahala orang yang meyantuni anak yatim, terkhususnya di bulan ramadhan ini, kita sangat dianjurkan untuk menyantuni anak yatim, bukan malah sebaliknya." jelas Abdul Haris, pegawai di Penyelenggara Syariah Kemenag Kabupaten Karimun.
 
Allah SWT juga mengingatkan tentang kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat, yakni orang-orang yang lalai dari shalatnya, berbuat Riya’ dan tidak mau menolong atau membantu orang lain dengan barang – barang masih bagus.
 
"Banyak dari kita yang karena kesibukan dunia hingga lupa melaksanakan shalat. Ada juga diantara kita yang beramal atua berbuat kebajikan selalu ingin diketahui orang lain agar dipuji, ada pula diantara kita yang tidak mau membantu orang lain dengan barang yang masih bagus. Kalau membantu saudaranya selalu dengan barang-barang yang sudah tidak bagus atau sudah rusak." tambahnya.
 
Ciri-ciri orang yang mendustakan agama inilah yang menurut Abdul Haris harus kita hindari agar kita tidak termasuk orang-orang yang mendustakan agama disisi Allah SWT.



Safari Zuhur di Masjid Nurul Huda Telaga Tujuh

Written By Kemenag Karimun on Wednesday, 1 July 2015 | 13:47

Safari Zuhur di Masjid Nurul Huda, Rabu (01/07/2015)
Karimun (Humas) - Rombongan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun hari ini, Rabu (01/07/2015) kembali melaksanakan Safari Zuhur. Safari kali ini dilaksanakan di Masjid Nurul Huda - Telaga Tujuh Kecamatan Karimun.

Tampak hadir pada safari zuhur di Masjid yang sedang dalam proses pembangunan ini Ka. Kankemenag Kabupaten Karimun Drs. H. Afrizal, Kepala Seksi dan Penyelenggara, Ka. KUA Kecamatan Meral, Karimun dan Tebing serta pegawai Kantor Kemenag Kabupaten Karimun.

Usai shalat Dzuhur, kegiatan dipandu oleh saudara H. Supriadi, S.Hi. Diawali dengan penyerahan bantuan Al-Quran kepada pengurus masjid Nurul Nurul Huda oleh Ka. Kankemenag Kabupaten Karimun Drs. H. Afrizal dan dilanjutkan dengan ceramah singkat oleh saudara Muhammad Samsul Arif, S.Hi pegawai di Seksi Bimbingan Masyarakat Islam.

Dalam ceramahnya Muhammad Samsul Arif, S.Hi menyampaikan tentang pentingnya mengendalikan marah.

"Walaupun  marah adalah salah satu fitrah manusia,  namun Allah SWT dan Rasulullah SAW memerintahkan umat Islam  untuk bisa mengendalikan marah. Bersamaan dengan itu, sifat marah merupakan bara api yang dikobarkan oleh setan dalam hati manusia untuk merusak agama dan diri mereka, karena dengan kemarahan seseorang bisa menjadi gelap mata sehingga dia bisa melakukan tindakan atau mengucapkan perkataan yang berakibat buruk bagi diri " ujarnya.

M. Samsul Arif terus menjelaskan bahwa sering marah adalah sifat dan perbuatan setan. Karena itu, dalam sebuah hadits shahih dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwa seorang laki-laki datang menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk meminta nasehat beliau. Orang itu berkata: Berilah wasiat (nasehat) kepadaku. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Janganlah engkau marah”. Kemudian orang itu mengulang berkali-kali meminta nasehat kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam selalu menjawab: “Janganlah engkau marah”.

Allah SWT dalam firman-Nya;
{الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ}

Orang-orang yang bertakwa adalah mereka yang menafkahkan (harta mereka) baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya serta memaafkan (kesalahan) orang lain. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan” (QS Ali ‘Imran:134).

Dalam sebuah hadits , Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

« لَيْسَ الشَّدِيدُ بِالصُّرَعَةِ ، إِنَّمَا الشَّدِيدُ الَّذِى يَمْلِكُ نَفْسَهُ عِنْدَ الْغَضَبِ »

Bukanlah orang kuat (yang sebenarnya) dengan (selalu mengalahkan lawannya dalam) pergulatan (perkelahian), tetapi tidak lain orang kuat (yang sebenarnya) adalah yang mampu mengendalikan dirinya ketika marah” (HR. Ahmad dan Ibnu Hibban)

"Ketika kita akan marah maka segeralah memohon perlindungan kepada Allah dan segera berwudhu. Marah itu seperti api yang berkobar. Marah berasal dari setan. Sedangkan setan itu diciptakan dari api. Karena itu, untuk meredakan gejolak amarah yang sedang memuncak, hendaknya segera berwudhu’. Sebagaimana Sabda Rasulullah saw:

إِنَّ الْغَضَبَ مِنَ الشَّيْطَانِ، وَ إِنَّ الشَّيْطَانِ خُلِقَ مِنَ النَّارِ، وَ إِنَّمَا تُطْفِأُ النَّارُ بِالْمَاءِ، فَإِذَا غَضِبَ أَحَدُكُمْ فَلْيَتَوَضَّأْ. رواه أبو داود.

Sesungguhnya marah itu dari setan, dan setan itu diciptakan dari api, hanya dengan air api itu akan padam, karena itu, jika seseorang di antara kamu itu sedang marah, maka berwudhu’lah!” (HR. Abu Dawud)

"Dengan kita bisa mengendalikan marah, maka kita bisa mengendalikan diri kita, dan dapat terhindar dari godaan setan yang terkutuk. Semoga di bulan puasa ini kita dapat melatih sifat marah kita dengan tetap mengutamakan sifat sabar dan memaafkan." tutupnya.

 
Muhammad Samsul Arif, S.Hi Memberikan Ceramah Singkat Usai Shalat Zuhur di Masjid Nurul Huda, Rabu (01/07/2015)
 
Support : Creating Website | Edited By Muntazhir | Mas Template
Copyright © 2011. Kantor Kemenag Kabupaten Karimun - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger