Kantor Kemenag Kabupaten Karimun
Copyright © Kementerian Agama Kantor Kabupaten Karimun. Powered by Blogger.

Berita Terkini

Hari Ini, 23 Pasang Catin Ikuti Kursus Pra Nikah Yang Dilaksanakan BP4 Karimun

Written By Kemenag Karimun on Friday, 5 February 2016 | 16:10

Karimun (Humas) – Badan Penasehat Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Kabupaten Karimun, Jumat (05/2/2016) kembali melaksanakan Kursus Pra Nikah dan dilaksanakan di aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun. 

Kursus Pra Nikah pada hari ini diikuti sebanyak 23 pasang calon pengantin dari 4 kecamatan yang ada di Pulau Karimun . Demikian penjelasan yang disampaikan oleh H. Abdurrahman Nurani Ketua BP4 Karimun.

“Ada 23 pasang calon pengantin yang ikut hari ini dan merupakan catin dari 4 Kecamatan yakni  Kecamatan karimun, Meral, Meral barat dan tebing,” jelas H. Abdurrahman Nurani, Jumat (5/2/2016) saat ditemui.

Seperti baisanya kegiatan Kursus Pra Nikah diawali dengan pre-test kepada peserta untuk untuk mengetahui sejauh mana peserta sudah mengetahui mengenai materi yang akan diajarkan dan di akhir sesion juga akan dilakukan post test.

Yang menjadi narasumber pada kursus pra nikah kali ini adalah H. Samsudin dengan materi Peraturan Perundang-undangan tentang Perkawinan, M. Samsul Arif yang menyampaiakn materi tentang Hukum Munakahat dan Fiqh Ibadah dan Engkun Ayatullah Shiddiq, S.Psi yang menyampaikan materi tentang Merawat Cinta Kasih Dalam Keluarga dan Psikologi Perkawinan. 

Ada pun materi selanjutkan dilanjutkan pada Sabtu besok (6/2/2016) diantaranya materi tentang pelaksanaan fungsi-fungsi Keluarga dan Manajemen Keuangan yang akan disampaikan oleh BKBD, PP, PA Kabupaten Karimun, materi Manajemen Konflik dalam Keluarga oleh mediator BP4 Kabupaten Karimun dan materi tentang Kesehatan Reproduksi dan Peingkatan Gizi Keluarga yang akan disampaikan oleh Dinas Kesehatan atau dari Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Karimun.

Pelaksanaan Kursus Pra-Nikah untuk tahun 2016 ini, tambah H. Abdurrahman Nurani ada penambahan Jam Pelajaran menjadi 16 JPL, untuk itu Kursus Pra Nikah tahun 2016 dilaksanakan selama dua hari.


Jamaah Haji Karimun Estimasi Keberangkatan 1437 H/2016 M Akan Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Karimun (Humas) – Kementerian Agama Kabupaten Karimun melalui Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah akan melalukan koordinasi dan kerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten dalam rangka Pemeriksaan Kesehatan Jamaah Haji tahun 1437 H/2016 M ini.

“Pemeriksaan Kesehatan Jamaah Calon Haji Karimun tahun 2016 ini sebagai tindaklanjut dari surat edaran dari Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nomor Dj. VII/Hj.00/451/2016 tanggal 25 Januari 2016 perihal Pemeriksaan Kesehatan Jamaah Haji,” ungkap H. Samsudin, Jumat (5/2/2016).

Pemeriksaan Kesehatan ini, lanjut H. Samsudin adalah bagi jamaah haji Kabupaten Karimun yang masuk estimasi keberangkatan untuk tahun 1437 H/2016 M ini.

“Pemeriksaannya akan dilakukan di Puskesmas atau Rumah Sakit Umum Daerah yang ditunjuk oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun. Dan pemeriksaan ini harus dilaksanakan sebelum pelunasan BPIH 1437 H/2016 M.” tambah H. Samsudin.

Untuk kelancaran proses pemeriksaan kesehatan jamaah calon haji tersebut, H. Samsudin menyampaikan akan berkoordinasi dengan KUA Kecamatan yang akan menyampaikan langsung kepada jamaah calon haji.

“Adapun jumlah sementara jamaah calon haji estimasi tahun 2016 ini berjumlah 129 terdiri dari 67 laki-laki dan 62 perempuan.” Pungkas H. Samsudin.

Kemenag Karimun Akan Tingkatkan Pelayan Haji 1437 H/2016 M

Karimun (Humas) – Kementerian Agama Kabupaten Karimun melalui seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah H. Samsudin berkomitmen untuk meningkat pelayanan haji pada tahun 2016 ini. Hal ini disampaikannya usai menyampaikan materi kursus pra nikah, Jumat (5/2/2016).

“Beberapa perbaikan dalam hal pelayanan haji tahun 2016 nanti akan mengacu kepada hasil evaluasi haji 2015 baik di tingkat kabupaten maupun di tingkat provinsi.” Jelas H. Samsudin.

Diantara yang menjadi perhatian utama dalam peningkatan pelayanan haji tahun 2016 nanti menurut H. Samsudin yakni dalam hal pendaftaran, pel
unasan dan dokumen haji.

“Untuk memperlancar proses pembuatan paspor jamaah calon haji di kantor Imigrasi kita akan terlebih dahulu berkoordinasi dengan Kantor Imigrasi dan akan kita jajaki dalam bentuk MOU,” Kata H. Samsudin.

Terkait dengan kasus pengembalian BPIH batal yang memerlukan waktu yang cukup panjang Kemenag Kabupaten Karimun masih menurut H. Samsudin akan berkoordinasi secara intensif dengan bidang PHU di Kanwil Kemenag Kepri.

“Mengenai volume pelaksanaan bimbingan manasik haji tahun 2015 yang masih dianggap minim akan diupayakan penambahan manasiknya diiringi dengan penambahan silabus materi bimbingan,” tambah H. Samsudin.

Begitu juga dengan keberadaan Karu dan Karom yang masih dianggap belum maksimal dalam melaksanakan tugas-tugasnya pada tahun ini akan diberi penekanan lebih intens dalam membantu Petugas Kloter.

“Tahun ini kita akan buat semacam penandatangan pakta integritas kepada karu dan Karom sebelum menjalankan tugasnya,” kata H. Samsudin lagi.


BAZNAS Karimun Priode 2015-2020 Resmi Dikukuh Bupati Karimun

Written By Kemenag Karimun on Thursday, 4 February 2016 | 16:13

Karimun (Humas) - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karimun untuk masa bhakti 2015-2020 resmi dikukuhkan oleh Bupati Karimun H. Aunur Rafiq, Kamis pagi (4/2/2016) di Gedung Nasional, Jl. Yos Sudarso Tanjungbalai Karimun.

“Alhamdulilah, kegiatan pengukuhan bisa berlangsung dengan lancar, terimakasih atas dukungan dari semua pihak sehingga terlaksanakanya kegiatan ini dari awal hingga akhir,” ungkap Endang Sry Wahyu selaku Ketua Panitia saat ditemui usai acara pengukuhan.

Acara pengukuhan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan Ayat Suci Al-Quran, pembacaan SK Bupati Karimun, Pembacaan Janji Pimpinan BAZNAS Kabupaten Karimun, Pengukuhan oleh Bupati Karimun, sambutan BAZNAS Provinsi Kepri, sambutan Ka. Kanwil Kemenag Kepri H. Marwwin, sambutan dan pengarahan Bupati Karimun H. Aunur Rafiq dan Pembacaan Doa.

Berdasarkan SK Bupati Karimun Nomor 5 tahun 2016 tanggal 11 Januari 2016 tentang Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karimun tahun 2015-2020, sebagai Ketua BAZNAS Kabupaten Karimun H. Atan AS, sebagai Wakil Ketua I Endro Haryanto, Wakil Ketua II Drs. H. Nasrial, Wakil Ketua III Sulfan Batubara, Wakil Ketua IV Effendi.

Tampak hadir dalam acara pengukuhan tersebut Ka. Kanwil Kemenag Kepri, Ketua BAZNAS Provinsi Kepri, Ka. Kankemenag Kabbupaten Karimun, Sekda Karimun, FKPD Karimun, SKPD Karimun , MUI Karimun, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Kegiatan diakhiri dengan foto bersama dan ucapan selamat dari para undangan kepada pengurus BAZNAS Karimun untuk periode 2015-2020.

H. Mustamin Hussain : Zakat Rukun Islam Yang Termarjinalkan

Karimun (Humas) - Pimpinan Baznas Provinsi Kepulauan Riau Drs. H. Mustamin Hussain menyampaikan bahwa Zakat merupakan rukun Islam yang termarjinalkan dari 5 rukun Islam, yakni Syahadat, Shalat, Zakat, Puasa dan Haji.

Hal ini disampaikannya saat memberikan sambutan pada acara pengukuhan BAZNAS Kabupaten Karimun priode 2015-2020 Kamis pagi (4/2/2016) di Gedung Nasional, Jl. Yos Sudarso Tanjungbalai Karimun.
“Rukun pertama syahadat, sudah pasti semuanya sudah membacakan syahadat. Rukun kedua shalat, jangankan shalat wajib, shalat sunnat pun dikerjakan. Begitu juga dengan puasa, selain puasa wajib di bulan ramadhan, puasa sunat pun dikerjakan. Haji, apalagi, masyarakat muslim sampai rela antrian. Tapi rukun Islam yang ketiga, zakat termarjinalkan, orang masih segan mengeluarkan hartanya,” ungkap H. Mustamin.

H. Mustamin dalam sambutannya juga memuji Kabupaten Karimun yang ditingkat Provinsi menempati urutan kedua dari Batam dalam hal perolehan zakat. Namun hal tersebut bisa dimaklumi karena jumlah penduduk Batam yang lebih banyak dari Karimun juga adanya 8 Lembaga Amil Zakat yang beroperasi.

“Di Batam terkumpul zakat lebih dari 10 M dan khusus Baznas Batam terkumpul, 2,4 M. Namun Kabupaten Karimun lebih tinggi, yakni 1,6 M dari Provinsi Kepri yang hanya terkumpul 1,5 M,” kata H. Mustamin.

Pada kesempatan tersebut H. Mustamin mengucapkan terimakasih kepada muzaki di Kabupaten karimun yang telah menyalurkan harta zakatnya untuk kaum dhuafa.

“Semoga setiap tahun nantinya, harapan kita terus meningkat, dengan terus mensosialisasikan zakat ke instansi dan masjid, sehingga rukun Islam yang ketiga ini akan selalu muncul ke permukaan sebagaimana rukun Islam lainnya.” Kata H. Mustamin lagi.

H. Mustamin  juga menyampaikan bahwa dalam setiap sosialisasi sering menekankan bahwa perintah mengeluarkan zakat ini adalah dari Allah dan yang memberikan rezki juga dari Allah. Jadi yang sudah diberi rezki oleh Allah dan sudah sampai nisabnya maka hendaknya mengeluarkan zakatnya.

“Karena setelah kita meninggal nanti pasti akan ketemu dengan Allah, dan Allah pasti akan menanyakan harta yang telah Allah berikan kepada kita, apakah sudah dikeluarkan zakatnya,” tambah H. Mustamin lagi.

Ia juga memastikan saat ini BAZNAS sudah memiliki “pasukan” yang siap menjemput dan membantu menghitung baik ke rumah atau ke kantor berapa zakat yang harus dikeluarkan.

“Sekarang kita sudah ada pasukan yang siap mendatangi rumah atau kantor yang perlu bantuan perhitungan zakat atau menjemput dana zakatnya atau bisa datang langsung ke kantor BAZNAS di setiap Kabupaten Kota,” pungkas H. Mustamin.

Sambutan Ka. Kanwil Pada Acara Pengukuhan BAZNAS Karimun Priode 2015-2020

Karimun (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau H. Marwin menyebutkan ada 4 faktor yang mendung keberhasilan dari zakat ini, yakni regulator, motivator, koordinator dan fasilitator,

Hal ini disampaikannya saat memberikan sambutan pada acara pengukuhan BAZNAS Kabupaten Karimun priode 2015-2020 Kamis pagi (4/2/2016) di Gedung Nasional, Jl. Yos Sudarso Tanjungbalai Karimun.
“Kalau regulator dari pemerintah sudah cukup, banyak dan lengkap mulai dari Undang-undang, Peraturan pemerintah, Instruksi Presiden hingga Peraturan Badan Amil Zakat Nasional.” Ungkap H. Marwin.

Untuk diketahui saat ini sudah banyak regulasi yang telah dikeluarkan oleh pemerintah terkait dengan peraturan perundang-undangan terkait Pengelolaan Zakat yakni, Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2011 dan Penjelasan UU no.23 tahun 2011, Peraturan Pemerintah RI Nomor 14 Tahun 2014, Instruksi Presiden RI Nomor 3 Tahun 2014, Peraturan Badan Amil Zakat Nasional Nomor 01 Tahun 2014 dan Peraturan Badan Amil Zakat Nasional Nomor 02 Tahun 2014

Selain itu ada juga peraturan perundang-undangan yang terkait dengan Kelembagaan BAZNAS, yakni Keputusan Presiden RI Nomor 8 Tahun 2001 tentang Badan Amil Zakat Nasional, Keputusan Menteri Agama Nomor 118 Tahun 2014 tentang Pembentukan Badan Amil Zakat Nasional Provinsi, Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor DJ.II/568 Tahun 2014, Peraturan BAZNAS No. 01 Tahun 2014 tentang Pengajuan Pertimbangan Pimpinan BAZNAS, Peraturan BAZNAS No. 02 Tahun 2014 tentang Pemberian Rekomendasi Pembentukan LAZ, Peraturan BAZNAS No. 03 Tahun 2014 tentang Organisasi BAZNAS provinsi dan BAZNAS kabupaten kota, Peraturan BAZNAS No. 04 Tahun 2014 – Pedoman Penyusunan RKAT BAZNAS dan Surat Keputusan No. 66 Tahun 2015 tentang Pengangkatan Anggota BAZNAS 2015 – 2020

Dan ada juga peraturan perundang-undangan terkait Zakat Pengurang PKP, yakni Peraturan Pemerintah RI Nomor 60 Tahun 2010 dan Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-33/PJ/2011.

“Apalagi regulator dari Allah, sudah jelas dinyatakan dalam Al-Quran, bahkan kata-kata zakat selalu digandengkan kata shalat, ‘aqimussholat wa aatuzzakah, bahkan sampai 33 kali. Dan ini artinya jika shalatnya mantap tapi zakatnya tidak mantap maka sia-sia shalatnya,” tambah H. Marwin lagi.

H. Marwin juga menyampaikan bahwa zakat ini merupakan rukun Islam yang terlantar. Sedangkan rukun Islam yang lain H. Marwin menilai sudah mantap.

“Syahadat sudah mantap, shalat sudah mantap, puasa juga sudah mantap, bahkan ada yang puasa daud, haji, apalagi, bahkan sampai sekarang sudah ada yang harus menunggu 28 tahun.” Kata H. Marwin lagi.

Terkait dengan faktor motivator, Ka. Kanwil Kemenag Kepri meminta  Kementerian Agama harus jadi motor penggerak dari gerakan sadar zakat ini. Dan ia sangat menekankan peran penting Kementerian Agama sebagai motivator menyadarkan masyarakat untuk mengeluarkan zakat. Dan upaya tersebut bisa dilakukan dalam bentuk sosialisasi, seminar, pelatihan dan lainnya.

“Selanjutnya koordinator, ya pengurus BAZNAS inilah yang menjadi koordniator dalam hal pengumpulan zakat dan pendistribusiannya. Dan terakhir adalah fasilitaor, dalam hal ini saya lihat pemerintah daerah Kabupaten karimun sudah memberikan banyak fasilitas kepada BAZNAS Karimun seperti kantor, mobil, dana operasional dan sebagainya. BAZNAS Provinsi saja kantornya masih kontrak, Kabupaten Karimun, Alhamdulillah, sudah mantap.” Pungkas H. Marwin.

Bupati Karimun Siap Mendukung Program BAZNAS Karimun


Karimun (Humas) – Bupati Karimun H. Aunur Rafiq resmi mengukuhkan pengurus Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karimun untuk masa bhakti 2015-2020, Kamis pagi (4/2/2016) di Gedung Nasional, Jl. Yos Sudarso Tanjungbalai Karimun.

Bupati Karimun dalam sambutannya menekankan tentang pentingnya dukungan dari semua pihak demi suksesnya program dari BAZNAS Kabupaten Karimun.

Sebelumnya Bupati Karimun atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun mengucapkan terimakasih kepada Ka, Kanwil Kemenag Kepri dan Ketua Baznas Provinsi beserta rombongan yang berkesempatan hadir untuk menyaksikan pengukuhan pengurus BAZNAS Kabupaten Karimun untuk masa bhakti 2015-2020 dan memberikan pengarahan dan sambutan.

“Tentunya sambutan dan pengarahan dari bapak Ka. Kanwil dan Ketua Baznas Provinsi tadi sangat bermanfaat bagi kami dan pengurus Baznas Kabupaten Karimun,” katanya.

Ia menekankan bahwa pentingnya setiap pihak untuk bermitra mendorong meningkatkan zakat yang ada di Kabupaten Karimun  untuk kemaslahatan umat.

“Apa yang disampaikan Ketua Baznas Provinsi tadi bisa kita pahami, harus ada upaya untuk meningkatkan jumlah muzakki sehingga jumlah zakat yang terkumpul juga bisa meningkat.  Meski jumlah zakat yang terkumpul di Batam lebih besar dari Karimun seperti yang disampaikan oleh Ketua BAZNAS Provinsi tadi tetapi tidak tertutup kemungkinan jika kita bersama-sama maka dana yang dikumpulkan bisa dioptimalkan,” sambung H. Aunur Rafiq.

Selanjutnya ia juga sependapat dengan Ka. Kanwil Kemenag Kepri H. Marwin bahwa perintah shalat dan zakat itu harus sejalan, seiring sejalan dan seimbang.

“Perintah shalat dan zakat ini juga menunjukkan tentang pentingnya kesimbangan antara hubungan kita dengan Allah dan hubungan kita dengan manusia, shalat merupakan hubungan kita dengan Allah dan zakat hubungan kita dengan sesama manusia. Inilah keseimbangan hablumminallah dan hablumminannas.” Kata Bupati Karimun.

Selanjutnya ia menyarakan kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun untuk membuat naskah Khutbah Jumat bersama terkait dengan zakat sebagai salah satu bentuk sosialisasi dan penyadaran kepada masyarakat tentang pentingnya zakat.

“Tentang zakat ini pula, sangat baik dijadikan khutbah jumat bersama, diseragamkan, karena tidak semua khatib bisa dan menguasai tentang zakat, masalah zakat ini tidak bisa hanya dibebankan kepada pengurus Baznas, perlu dukungan dari semua pihak, kita semua termasuk pemerintah daerah. Insya Allah, kita akan bisa tingkatkan dana zakat,” tambahnya.

Terakhir ia mengucapkan terimakasih dengan keberadaan BAZNAS, karena secara tidak langsung telah membantu Pemerintah dalam mengentas kemiskinan.

“Terimakasih kepad BAZNAS yang telah menggulirkan banyak bantuan seperti beasiswa, bedah rumah, bantuan kepada orang sakit yang tidak mampu dan lainnya, yang semuanya dilaksanakan oleh BAZNAS Karimun dengan baik. Semoga apa yang diberikan muzaki mendapat berkah dan pahala dari Allah SWT, dan yang diterima mustahik kedepannya mereka bisa pula menjadi muzaki. Semoga semua program yang telah kita rencanankan bisa terlaksana dengan baik kedepannya. Selamat bekerja, pak H. Atan, Insya Allah kita akan bersama-sama dan pemerintah daerah kabupaten Karimun akan selalu siap membantu dan mendukung semua program BAZNAS Kabupaten Karimun,” tutup H. Aunur Rafiq.

H. Atan AS Pimpin BAZNAS Karimun Untuk Priode 2015-2020


Karimun (Humas) – Pengurus Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karimun untuk masa bhakti 2015-2020 telah  resmi dikukuhkan oleh Bupati Karimun H. Aunur Rafiq, Kamis pagi (4/2/2016) di Gedung Nasional, Jl. Yos Sudarso Tanjungbalai Karimun.

Pengurus BAZNAS Kabupaten Karimun priode 2015-2020 ini berdasarkan Surat Keputusan Bupati Karimun nomor 5 tahun 2016 tanggal 11 Januari 2016 tentang Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karimun tahun 2015-2020.

Berdasarkan SK Bupati Karimun tersebut, sebagai Ketua BAZNAS Kabupaten Karimun H. Atan AS, sebagai Wakil Ketua I Endro Haryanto, Wakil Ketua II Drs. H. Nasrial, Wakil Ketua III Sulfan Batubara, Wakil Ketua IV Effendi.

Adapun tugas Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karimun ini adalah mengumpulkan, mendistribusikan, mendayagunakan, mengelola infak, sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya sesuai dengan Syariat Islam serta menyampaikan laporan pelaksanaannya kepada BAZNAS Provinsi Kepulauan Riau dan Pemerintah Darah Kabupaten Karimun.

H. Atan AS, saat ditemui usai pengukuhan menyampaikan kesiapannya menjalankan amanah yang diembankan kepadanya, namun ia berharap pula dukungan dari semua pihak, baik dari pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat Kabupaten Karimun secara umumnya.

“Insya Allah dengan dukungan dari semua pihak, kami sebagai pengurus BAZNAS Kabupaten Karimun masa bhakti 2015-2020 ini akan siap mengemban amanah sebagai pengurus BAZNAS,” katanya singkat.

 
Support : Creating Website | Edited By Muntazhir | Mas Template
Copyright © 2011. Kantor Kemenag Kabupaten Karimun - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger